DaerahKota Cilegon
Trending

Bersih-bersih Kali, Forkompimcam Ciwandan Kumpulkan Sampah Sampai Tiga Truk

CILEGON, BANTEN RAYA- Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) Ciwandan menggelar aksi gotong royong bersih-bersih lingkungan, Jumat (5/2/2021) pagi. Gotong royong tersebut berlokasi di dua tempat yaitu di Kelurahan Tegal Ratu dan Kelurahan Randakari. Dari hasil kegiatan tersebut, sampah sebanyak tiga truk berhasil dibersihkan dari kali.

Camat Ciwandan Agus Ariyadi mengatakan, Forkompimcam Ciwandan yang terdiri dari Pemerintah Kecamatan Ciwandan, Koramil Ciwandan dan Polsek Ciwandan melakukan gotong royong membersihkan kali. Saluran air itu selama ini kerap menjadi penyebab banjir di sekitar Jalan Raya Anyer tepatnya Lingkungan Jublin, Kelurahan Tegal Ratu, Kecamatan Ciwandan. Aksi gotong royong tersebut juga dibantu organisasi kepemudaan, karyawan industri dan Llmbaga swadaya masyarakat (LSM).

“Ada dua kali yang kami bersihkan, yait6i kali yang mengalir di sekitar Kelurahan Tegal Ratu hingga ke PT KBS (Krakatau Bandar Samudera). Lalu kali di Randakari yang mengalir sampai ke PT Indocement,” kata Agus kepada Banten Raya. 

Ia menjelaskan, dua aliran kali tersebut sering meluap ketika hujan. Sehingga, pihaknya melakukan normalisasi dengan cara melakukan pengerukan sampah dan lumpur yang berada di dua aliran kali tersebut. 

“Hasilnya tiga truk sampah dan lumpur berhasil diangkut,” ungkapnya. 

Menurut Agus, kedalaman kali yang seharusnya sekitar 1,5 meter. Akan tetapi karena adanya pendangkalan, dalamnya hanya menjadi 1 meter. Sehingga, ketika curah hujan tinggi kali meluap karena tidak bisa menampung air. 

“Jalan di dekat Koramil Ciwandan sering banjir kalau hujan. Mudah-mudahan setelah gotong royong ini tidak banjir lagi,” harapnya. 

Di belakang Koramil Ciwandan, kata Agus, juga diperlukan sodetan baru untuk mencegah banjir jangka panjang. “Sampah rumah tangga cukup banyak ditemukan, itu kiriman dari hulu kali,” ungkapnya.

Agus juga meminta kepada warga untuk tidak membuang sampah sembarangan di aliran kali. “Masalah banjir memang harus ada sinergi bersama antara pemerintah, masyarakat dan industri,” pungkasnya. (gillang)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp