DaerahHukum & KriminalKota Cilegon
Trending

Bobol Toko di Cilegon, Dua Maling Curi Senapan’AK-47′

CILEGON, BANTEN RAYA- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cilegon mengamankan pelaku pembobol toko mainan Selasa (15/6/2021). Adapun pelaku yang berhasil dibekuk terdiri atas dua orang yaitu FH dan AM.

Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono melalui Kasatreskrim Polres Cilegon AKP Arief N menjelaskan, kejadian pencurian sendiri terjadi di Toko Kenanga Collection Tactical yang beralamatkan di Jalan Panggeran Jayakarta, Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, Jumat (30/4/2021) sekitar pukul 05.00 WIB.

Pelaku melakukan tindak pidana pencurian tersebut dengan cara merusak gembok atau kunci toko milik korban dengan menggunakan kunci L. Setelah terbuka, kedua pelaku mengambil barang yang ada di dalam toko. 

“Barang yang diambil berupa satu pucuk senapan angin jenis AK-47 lipat warna hitam, sembilan buah kaos, satu buah celana panjang warna hitam. Satu buah celana pendek warna hijau, satu buah kemeja warna putih corak biru, satu buah tas besar tactical warna krem,” kata Arief kepada awak media, Selasa (15/6/2021).

BACA JUGA: Jadi Pengedar Hexymer dan Tramadol, Dua Warga Pandeglang Dibekuk

Dikatakan Arief, atas kejadian tersebut, barang bukti yang disita selain barang curian yaitu berupa satu unit kendaraan sepeda motor merek Yamaha Mio dengan nomor polisi (nopol) A 2371 AX warna biru milik FH. Kedua pelaku ditangkap di rumahnya masing-masing. FH ditangkap di rumah kontrakan di Lingkungan Kependilan, Kelurahan Panggungrawi, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon. Sementara AM di Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon.

“Kedua pelaku belum sempat menjual hasil curian. Sehingga, hasil curian kami amankan,” terangnya. 

Saksikan Podcast Meja Redaksi di Banten Raya Channel

Atas perbuatannya, kata Arief, dua tersangka dikenakan pasal 363 KUHP. Ancaman hukuman bagi dua tersangka tersebut penjara paling lama tujuh tahun,” tandasnya. 

Kanit Resmob Satreskrim Polres Cilegon Ipda Yofan Bachdar mengungkapkan, sebelum menggasak toko, kedua pelaku sudah mengintai kondisi toko dan beraksi saat kondisi sedang sepi. Motif kedua pelaku menjalankan aksinya karena faktor ekonomi. (gillang)

Related Articles

Back to top button