DaerahKota Cilegon
Trending

Coba Kelabui Petugas, Burung Ilegal Asal Lampung Diangkut Losbak Bermuatan Pisang

CILEGON, BANTEN RAYA- Balai Karantina Pertanian Cilegon berhasil mengamankan 207 ekor burung berbagai jenis. Burung diamankan lantaran tidak dilengkapi dengan dokumen karantina dari daerah asal. 

Informasi yang dihimpun, 207 ekor burung asal Lampung itu hendak dikirim ke Tangerang. Burung diangkut oleh kendaraan losbak berwarna hitam dengan nomor polisi (nopol) BE 9718 F yang juga bermuatan pisang. Setibanya di Pelabuhan Merak, burung langsung diamankan pada Minggu (6/6/2021).

Dokter Hewan Karantina Pertanian Cilegon Kanda mengatakan, 207 ekor burung diamankan dari hasil kegiatan di Pelabuhan Merak. Burung hasil tangkapan langsung dilepasliarkan, lantaran dikhawatirkan bisa mati.

“Siang ini kami melakukan serah terima kepada BKSDA Serang sejumlah burung hasil kegiatan pengawasan karantina di Pelabuhan Merak yang terdiri dari ciblek 92 ekor, trucuk 66 ekor, manyar 34 ekor dan prenjak 15 ekor untuk dilepasliarkan ke habitat alaminya di Cagar Alam Rawa Danau,” ujarnya, Senin (7/6/2021).

Kanda menambahkan, burung asal Lampung itu awalnya akan dikirim ke Tangerang dengan menggunakan mobil bermuatan pisang. Saat dilakukan pemeriksaan, lanjut Kanda, sopir tidak dapat menunjukan sertifikat karantina dari daerah asal.  

“Setelah kami periksa ternyata sopir tidak dapat menunjukan dokumen karantina dari daerah asal. Sopir kami mintai keterangan karena diduga melanggar Pasal 35 Undang-undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan,” ujar Kanda.

Sementara itu, Kepala Balai Karantina Pertanian Cilegon Arum Kusnila Dewi menegaskan, jajarannya terus berkomitmen melakukan pengawasan di Pelabuhan Merak dan memberikan layanan pengkarantinaan selama 24 jam 7 hari kerja. 

“Hal ini sesuai tugas pokok dan fungsi karantina untuk mencegah masuk, keluar, dan tersebarnya penyakit dari satu area ke area lain di wilayah Indonesia,” tegasnya. (gillang)

 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp