DaerahKota Cilegon

Cuaca Buruk, Antrean Masuk Kapal di Pelabuhan Merak Sampai 5 Jam

CILEGON, BANTEN RAYA – Cuaca buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi terjadi di Perairan Selat Sunda, (18/12/2020). Pelayaran kapal dari Merak ke Bakauheni atau sebaliknya yang biasanya ditempuh dengan waktu dua jam, menjadi berkali lipat lebih lama. Bahkan, untuk masuk ke kapal saja lama antrennya bisa mencapai 5 jam.

Pantauan Banten Raya di Pelabuhan Merak, ratusan kendaraan terlihat memenuhi semua kantong parkir Pelabuhan Merak. Bahkan, antrean kendaraan yang didominasi angkutan barang hingga ke pintu masuk Pelabuhan Merak.

Salah seorang pengemudi truk Suwanto mengatakan, antrean untuk masuk kapal di Pelabuhan Merak mencapai lima jam. Dirinya tiba di Pelabuhan Merak pukul 10.00 WIB. Hingga pukul 15.00 WIB, kendaraanta baru bisa masuk kapal. “Lima jam lebih antrenya. Katanya sih karena gelombang tinggi jadi kapalnya pada telat sandar,” ujar Suwanto ditemui di Pelabuhan Merak. 

Akibat antrean yang panjang tersebut, kata Suwanto, uang sakunya menjadi menipis. Pengemudi truk dari Balaraja hendak ke Lampung ini harus merogoh kantongnya lebih dalam lagi karena biaya solar dan makan menjadi bertambah. “Biasanya masuk Pelabuhan Merak antre 10 menit sampai 15 menit saja sudah masuk kapal,” tuturnya. 

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VIII Endi Suprasetyo mengatakan, angin kencang terjadi di Perairan Selat Sunda cukup mengganggu pelayaran. Waktu tempuh pelayaran yang biasanya satu hingga dua jam, saat ini bisa lebih. “Angin cukup kencang dengan kecepatan 30 knot. Padahal normalnya 5 sampai 15 knot,” kata Endi.

Endi menjelaskan, antrean kendaraan yang akan masuk kapal di Pelabuhan Merak cukup padat. Bahkan, Jumat (18/12/2020) dinihari antrean hingga ke luar area pelabuhan. “Siang hari sudah berangsur berkurang, tapi di dalam pelabuhan masih padat,” tuturnya. (gillang)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp