DaerahKota Cilegon
Trending

Didatangi Satpol PP, 11 SPBU Mini di Cilegon Ternyata Tak Berizin

CILEGON, BANTEN RAYA- Petugas dari Dinas Satuan Polisi dan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon mendatangi sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) mini di Kota Cilegon, Jumat (19/3/2021) pagi. Dari 11 SPBU mini yang disambangi, semuanya tidak memiliki izin yang lengkap. 

Kepala Bidang (Kabid) Penegakkan Perda pada Dinas Satpol PP Kota Cilegon Sofan Maksudi mengatakan, pihaknya mendata semua SPBU mini yang ada di Kota Cilegon. Pendataan dilakukan untuk menertibkan keberadaan SPBU mini. 

“Kegiatan ini dilakukan dalam rangka pengawasan aktivitas usaha di Kota Cilegon, khususnya SPBU mini,” kata Sofan kepada Banten Raya.

Ia menjelaskan, di Kota Cilegon ada 11 SPBU mini. Dari semuanya, tidak ada satupun yang dilengkapi izin prinsip. Operasional SPBU mini tersebut, baru sebatas rekomendasi dari sistem online single submission (OSS) dan muncul nomor induk berusaha (NIB). “Izin prinsip belum ada yang mengantongi,” katanya.

Meski belum ada kelengkapan izin, kata Sofan, saat ini masih bisa beroperasi. Pihaknya telah melaporkan hasil pendataan SPBU mini ke organisasi perangkat daerah (OPD) terkait yaitu Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cilegon. “Kalau untuk penyegelan, kami menunggu rekomendasi dari OPD terkait. Pada dasarnya, kami siap jika melakukan penyegelan,” ujarnya. 

Sofan menambahkan, dari 11 SPBU mini di Cilegon, tersebar di tujuh kecamatan. Saat ini, hanya Kecamatan Grogol saja yang tidak ada SPBU mini. 

“Dari 11 SPBU mini, 10 merupakan milik Indomobil dan satu milik Pertamina Retail,” pungkasnya. (gillang)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp