Kota Cilegon
Trending

Dinsos Dorong Kemitraan Posyantek dengan Industri

CILEGON, BANTEN RAYA – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon mengunjungi tempat pengelolaan pakan ternak dan ampas tahu milik mitra usaha Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) Kecamatan Purwakarta, Jumat (5/3).

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM) Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon Chutbi Muhammad Dien Ras menjelaskan, kunjungan tersebut dalam rangka menguatkan kemitraan Posyantek Purwakarta, sehingga  hal itu positif untuk memperkuat lembaga Posyantek.

“Bentuk kemitraan usaha ini bisa memperkuat lembaga. Semuanya Posyantek diharapkan bisa bermitra dengan pengusaha dan industri juga,” katanya.

Dien Ras menyatakan, dengan kemitraan juga bukan hanya untuk penguatan kelembagaan saja. Namun, dalam teknologi yang dipakai juga bisa dilakukan pengembangan dengan mudah.

“Kan bukan soal keuntungan saja. Tapi banyak juga pengembangan ala teknologi yang dipakai, sehingga tetap Posyantek bisa menciptakan inovasi teknologi yang lain,” imbuhnya.

Sebelumnya, Sekretaris Camat (Sekmat) Purwakarta Wawan Ihwani, adanya workshop tersebut merupakan langkah inovatif untuk pemberdayaan dan kemendarian ekonomi masyarakat. Sebab, pasar untuk pakan ternak masih sangat terbuka.

“Ini tentu menjadi langkah kerjasama yang baik. Kami harap ini bisa meningkatkan kemandirian ekonomi warga, terutama bagi Posyantek Kecamatan Purwakarta ini merupakan langkah inovatif,” katanya.

Wawan menyatakan, disisi lain sekarang dimasa pandemi menjadi slaah satu solusi dan langkah strategis untuk pemberdayaan ekonomi warga, sehingga ketahanan ekonomi bisa terus dilakukan.

“Tentu selain keuntungan untuk organisasi Posyantek. Ini juga untuk menambahk pemasukan para anggota dan pengurus Posyantek. Bahkan diharapkan menjadi peluang untuk warga,” imbuhnya.

Wawan menyatakan, pengembangan Posyantek sebagai central pembangunan ekonomi terus dilakukan. Sebelumnya, Posyantek juga bekerjasama dengan Fakultas Teknik (FT) Universitas Sultan Agung Tirtayasa (Untirta) untuk penelitian dan pengembangan teknologi tepat guna (TTG) dan potensinya.

“Ini langkah pengembangan yang terus dilakukan. Kami ingin Posyantek juga menjadi corong untuk pembangunan perekonomian bagi para pegiat UMKM,” imbuhnya. (uri)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp