DaerahKota Cilegon
Trending

Gaji Naik, Ketua RT/RW di Kota Cilegon Siap-siap Dibebani Tugas Tambahan

CILEGON, BANTEN RAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon telah menaikkan honor bagi Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) pada 2021 ini. Saat ini, para Ketua RT dan RW diganjar Rp1 juta dari awalnya Rp500 ribu per bulan. 

Namun dengan gaji yang ditambah, para Ketua RT dan RW di Kota Cilegon akan dibebani tambahan tugas oleh Walikota Cilegon Helldy Agustian. Ketua RT dan RW diminta membantu pemerintah kelurahan dalam melakukan pendataan atau sensus pengangguran yang dilakukan oleh Pemkot Cilegon. Di mana, di Cilegon terdapat 1.460 RT dan 298 RW. 

Walikota Cilegon Helldy Agustian mengatakan, di tahun ini Pemkot Cilegon akan melakukan sensus pengangguran. Para Ketua RT dan RW diminta melakukan pendataan warga yang menganggur. 

“Nanti data hasil sensus itu, dilaporkan ke kelurahan masing-masing. Saat ini, kami sedang menyiapkan aplikasinya,” kata Helldy ditemui usai acara Musyawarah Rencana Pembangunan Kota (Musrenbangkot) 2022 di Hotel Royal Krakatau Cilegon, belum lama ini.

Walikota yang baru dua bulan menjabat ini mengaku akan serius mengatasi masalah pengangguran. Data yang rinci terkait sebaran warga yang menganggur dan bidang keahlian sangat penting dimiliki Pemkot Cilegon. Ke depan, industri ketika akan melakukan rekrutmen tenaga kerja, bisa bekerja sama dengan Pemkot Cilegon untuk menyiapkan kebutuhan tenaga kerja. 

“Kami butuh data yang lebih detail terkait sebaran warga yang menganggur di setiap kelurahan, sensus ini bukan berarti kita tidak percaya dengan data BPS,” katanya. 

Politikus Partai Berkarya itu mengaku, setelah memiliki data pengangguran yang detail maka akan dijadikan acuan dalam mengatasi masalah pengangguran. Sebab, di Cilegon saat ini ada sekitar 25.976 warga yang menganggur. 

“Yang menganggur sebagian besar lulusan SMA sederajat, sekitar 14 ribu orang. Sementara, sarjana sekitar seribu orang,” terangnya. 

Dalam mengatasi masalah pengangguran, kata Helldy, Pemkot Cilegon akan melakukan kerja sama dengan industri untuk melakukan program magang. 

“Pemagangan dilakukan agar warga yang menganggur memiliki keahlian. Kami berharap, industri juga membantu pemerintah dalam mengatasi pengangguran,” tuturnya. (

 

gillang)

 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp