DaerahKota CilegonPolitik

Gantikan Adiknya, Ati Marliati Nakhodai Golkar Cilegon

CILEGON, BANTEN RAYA- Ratu Ati Marliati terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Cilegon. Ati didaulat berdasarkan hasil Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Golkar Kota Cilegon yang diselenggarakan di Hotel Grand Mangku Putra Cilegon, Kamis (24/12/2020). 

Dengan demikian, maka Ati menggantikan Ketua DPD II Partai Golkar sebelumnya Tb Iman Ariyadi. Di mana, Iman yang juga adik Ati saat ini masih berhalangan tetap lantaran menjalani proses hukum akibat tersangkut kasus korupsi Transmart Cilegon. 

Seperti diketahui, Ati sendiri baru menjadi kader Partai Golkar sekitar setahun lalu setelah pensiun dini dari jabatannya sebagai aparatur sipil negara (ASN) untuk mengikuti Pemilihan Wakil Walikota Cilegon. Bahkan, meski tergolong baru Ati langsung mendapatkan posisi Wakil Ketua DPD II Partai Golkar Kota Cilegon.

Sayangnya, saat mengikuti kontestasi Pilwalkot Cilegon 2020 yang diusung Partai Golkar, Ati harus menyerah dari rivalnya yaitu pasangan Helldy Agustian dan Sanuji Pentamarta. 

Ati usai musda mengaku, bersyukur dan berterima kasih kepada kader partai yang memercayakan dirinya untuk menahkodai Golkar Cilegon.

“Alhamdulillah, ini merupakan tugas baru, amanah baru dan mudah-mudahan tidak menjadi beban tapi ini adalah suatu bentuk amanah dari Partai Golkar,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa dirinya tetap merasa bangga meski pada Pilwalkot Cilegon 2020 tidak mendapatkan hasil yang menggembirakan. Partai Golkar sudah melaksanakan demokrasi secara baik dengan perolehan suara nomor urut 2 dengan tidak melakukan hal-hal yang dilarang secara aturan.

Dalam waktu dekat ini, lanjut Ati, dirinya akan memperbaharui struktur kepengurusan DPD II Partai Golkar Cilegon. Kader milenial akan mendapatkan ruang dalam struktur kepengurusan ke depan.

“Kita akan mengombinasikan kawan-kawan milenial yang banyak masuk, karena kita akan memersiapkan untuk pemilu yang akan datang. Baik di tingkat legislatif maupun eksekutif,” paparnya.

Meski akan merestrukturisasai dan melakukan konsolidasi ke dalam dari mulai tingkat Kecamatan hingga kelurahan. Meski demikian, Ati juga akan akan memberikan penghargaan terhadap kader-kader partai yang sudah banyak mengabdi. Regenerasi diperlukan agar kaderisasi Partai Golkar dapat berjalan dengan baik.

Pada Musda tersebut juga dihadiri seluruh Ketua Golkar Cilegon tingkat kecamatan dan organisasi sayap partai. Hadir juga Sekjen DPD Partai Golkar Banten Bahrul Ulum, mewakili Ketua DPD Banten Ratu Tatu Chasanah dan unsur pimpinan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang juga Ketua Tim Pemenangan Jawa I, Iswara.

Dalam kesempatan itu, Iswara menegaskan bahwa Musda Ke-V Partai Golkar Cilegon masih dalam limit waktu yang sudah ditetapkan DPP. “Saya tegaskan Musda ini sudah sesuai AD/ART dan Peraturan Organisasi (PO) Partai Golkar,” katanya. 

Menurutnya, Musda Ke-V Partai Golkar Cilegon ini juga sebagai bagian dari penguatan Partai Golkar Banten guna menyongsong kegiatan politik berikutnya. “Peristiwa politik berikutnya harus kita jemput dengan kerjasama yang kuat di semua tingkatan. Mulai dari kabupaten atau kota hingga tingkat provinsi dan pusat,” tegasnya.

Terkait dengan kekalahan pasangan calon yang diusung Partai Golkar, Iswara menegaskan bahwa kekalahan dari berkali-kali kemenangan tidak perlu membuat semangat jadi kendor. “Mari tumbuhkan semangat perjuangan untuk memenangkan Partai Golkar di kemudian hari,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Banten Bahrul Ulum mengatakan, kehadiran dirinya sebagai wakil dari Ketua DPD Golkar Banten Ratu Tatu Chasanah adalah bagian dari legalisasi Musda Ke-V Partai Golkar Cilegon. 

“Seperti yang disampaikan Pak Is (Iswara-red) tadi, Musda Ke-V Partai Golkar Cilegon saya nyatakan sah,” tuturnya. (gillang)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
× Chat Via WhatsApp
%d bloggers like this: