DaerahKota Cilegon
Trending

Garuk 13 Preman, Begini Cara Polsek Pulomerak agar Mereka Tak Lagi Lakukan Pungli

CILEGON, BANTEN RAYA- Polsek Pulomerak Kota Cilegon mengamankan 13 terduga pelaku pungutan liar (pungli) di akses jalan menuju Pelabuhan Merak, Kota Cilegon. Bukan ditahan, 13 preman tersebut siap difasilitasi untuk pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) sebagai syarat preman tersebut bisa mencari pekerjaan formal. 

Kapolsek Pulomerak Kompol Akbar Baskoro mengatakan, menindaklanjuti instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memberantas pungli terhadap sopir truk, pihaknya melakukan penertiban preman di jalan raya menuju Pelabuhan Merak, Sabtu (12/6/2021). Kegiatan yang dilakukan dari pukul 17.00 WIB hingga 23.00 WIB. Hasilnya, sebanyak 13 preman berhasil diamankan. 

BACA JUGA: Walikota Tangerang Tegur Pedagang yang Tak Pakai Masker

“13 orang yang kami amankan karena diduga  melakukan pungli di sekitar Pulomerak. Pungli dilakukan di parkiran rumah makan dan menjelang pintu masuk Pelabuhan Merak terhadap para sopir truk,” katanya. 

Akbar menjelaskan, setelah diamankan, para preman tersebut digiring ke Mapolsek Pulomerak dan diberikan pembinaan untuk tidak kembali meminta uang kepada sopir truk yang hendak masuk ke pelabuhan. Polsek Pulomerak bahkan siap memfasilitasi pembuatan SKCK, jika para preman tersebut akan mencari pekerjaan formal. 

Saksikan Podcast Meja Redaksi di Banten Raya Channel

“Kami siap memfasilitasi para pelaku yang diduga melakukan pungli untuk bekerja formal. Kami siap fasilitasi pembuatan SKCK. Jangan sampai, setelah kami amankan dan kami bina kembali turun ke jalan,” harapnya. 

Akbar mengaku, Polsek Pulomerak akan terus melakukan pemberantasan premanisme. Selain di jalanan, para calo di Terminal Terpadu Merak (TTM) juga akan diberantas. Calo-calo yang memeras penumpang bus atau kapal, akan kami berantas,” tegasnya. (gillang)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp