DaerahKota Cilegon
Trending

Gepeng di Bawah Umur di Cilegon Marak Jelang Ramadan

CILEGON, BANTEN RAYA – Keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng) di Kota Cilegon semakin marak memasuki bulan Ramadan. Mereka ditenggarai memanfaatkan kebiasaan warga yang rajin bersedekah selama bulan suci tersebut. Bahkan, para pengemis tersebut sebagian besar adalah anak di bawah umur.

Kepala Seksi (Kasi) Kesejahteraan Sosial Anak dan Lanjut Usia Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon Irma Syafiyanti menjelaskan, jika jumlah gepeng saat Ramadan jumlahnya bisa mencapai dua kali lipat dari hari biasa. Bahkan beberapa juga datang dari luar daerah.

“Angka pastinya saya lihat dulu tapi jumlahnya itu bisa dua kali lipat dan kebanyakan juga datang dari luar daerah. Kalau asli Cilegon paling puluhan saja. Termasuk juga yang di bawah umur,” katanya kepada wartawan, Senin (12/4/2021).

Irma menyatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon untuk melakukan penertiban. Hal itu karena keberadaan para gepeng meresahkan. Bahkan, bisa membahayakan pengendara dan gepeng itu sendiri jika beraktivitas di jalanan. 

“Ya untuk penertiban itu di Satpol PP. Kami hanya akan memberikan arahan. Sebab, aktivitas itu berbahaya jika di jalan,” imbuhnya.

Irma menegaskan, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyalurkan sedekah kepada gepeng di jalan. Jika ingin bersedekah maka sebaiknya disalurkan ke yayasan dan lembaga penyalur resmi. Hal itu agar bisa tepat sasaran.

“Kami selalu meminta agar disalurkan lewat lembaga dan yayasan resmi. Sebab, di sana juga ada anak-anak asuh yang lebih berhak,” tegasnya. (uri)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp