Kota Cilegon
Trending

Hujan Debu di Suralaya, DLH dan Polres Turun Tangan

CILEGON, BANTEN RAYA – Hujan debu terjadi di Lingkungan Kotak Malang, Kelurahan Suralaya, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Senin (22/2). Debu berwarna kecoklatan itu diduga berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya.

Pantauan Banten Raya di lokasi, debu berwarna kecoklatan tampak memenuhi lantai-lantai rumah warga. Tak hanya di rumah, debu juga menempel di jemuran warga. Petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon dan Polres Cilegon telah mengecek lokasi dan menyelidiki kasus tersebut.

Masnan Arulloh, warga Lingkungan Kotak Malang mengatakan, debu dirasakan warga pada Senin (22/2/) pagi. Debu tersebut berbeda dengan fly ash atau debu jenis lain yang biasanya dirasakan warga. “Tadi pagi saat keluar rumah, lantai tampak kotor dan saya pegang lantainya banyak debunya dan debunya beda dengan yang biasanya, bukan fly ash tapi debu berwarna kecoklatan,” kata pria yang biasa disapa Arul kepada awak media.

Arul menjelaskan, debu tersebut diduga berasal dari operasional PLTU Suralaya. Namun, Ia tidak mengetahui unit berapa yang sedang trouble dan operasionalnya menghasilkan debu. “Kami belum mengetahui dari unit berapa, tapi setahu kami yang sedang overhaul di PLTU Suralaya unit 8,” ungkapnya.

Menurut Arul, akibat debu tersebut rumah warga menjadi kotor. Selain itu, pakaian yang sedang dijemur juga ikut kotor. “Kita juga khawatir akan kesehatan warga,” akunya.

Warga Kotak Malang, Suralaya, Samsuri mengatakan, debu tersebut juga mengotori rumahnya. “Debu itu tadi pagi agak siang sekitar pukul 10.00 WIB. Di atap mobil saya penuh,” tuturnya.

Kasus pencemaran lingkungan tersebut, lanjut Samsuri, belum dilaporkan kepada pemerintah. Ia berharap segera ada tindak lanjut. “Kita khawatir juga kalau kelamaan kaya gini, selain bikin kotor juga khawatir buat kesehatan,” tuturnya. (gillang)

 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp