DaerahKota Cilegon
Trending

Jembatan Temiang Rusak, Warga Khawatir Jadi Lokasi Langganan Kecelakaan

CILEGON, BANTEN RAYA – Warga Lingkungan Temiang, Kelurahan Tamanbaru, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon meminta pemerintah segera memperbaiki Jembatan Temiang di KM 7/250, Jalan Lingkar Selatan (JLS), yang rusak parah. Kerusakan di jembatan itu berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Salah seorang warga Saiful Asas menjelaskan, kontur jalan yang menurun curam membuat jembatan itu cukup rawan terjadi kecelakaan. Bahkan, kondisi jalan atas jembatan yang berlubang semakin membuat parah.

“Sekarang ini kondisinya rusak parah. Kemarin saja dua kali terjadi kecelakaan karena rem truk yang blong. Ini tidak boleh berlarut-larut, pemerintah harus segera memperbaiki,” katanya kepada wartawan, Kamis (18/3/2021).

Asas, panggilan akrab Saiful Asas menyatakan, jika Pemkot Cilegon tidak bisa melakukan perawatan secara teratur JLS, maka sebaiknya menyerahkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

“Sebaiknya jika tidak sanggup untuk melakukan perawatan rutin, pemerintah serahkan saja asetnya kepada provinsi. Jangan sampai setiap perbaikan selalu meminta kepada industri,” paparnya.

Ia menambahkan, pemerintah juga diminta tegas terhadap kendaraan industri yang beban tonasenya melebihi batas maksimal.

“Berikutnya Pemkot kudu (harus-red) tegas. Kendaraan dengan beban melebihi batas harus ditindak, terutama truk pengangkut tambang pasir,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cilegon Ratna Anggraini mengungkapkan, perencanaan pemeliharaan perbaikan bersama industri sampai sekarang belum ada kelanjutan, sehingga pihaknya belum bisa memberi kepastian.

“Kami belum dapat informasi apa-apa lagi, karena rapat lanjutan belum dilanjutkan. Ini karena ada beberapa kesibukan di Pemkot Cilegon,” ungkapnya.

Diketahui, sebelumnya DPUTR Kota Cilegon pada masa kepemimpinan Walikota Edi Ariadi sudah menginisiasi adanya perbaiakan JLS, terutama ruas jalan di jembatan-jembatan yang rusak. Bahkan, anggaran yang direncanakan dari dana patungan industri tersebut ditaksir sebesar Rp64 miliar. (uri)

 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp