DaerahKota Cilegon
Trending

Kakek Penjual Es Cendol Ini Ditemukan Meninggal di Toilet

CILEGON, BANTEN RAYA- Seorang pria berusia sekitar 64 tahun bernama Juhdar, ditemukan meninggal dunia di kamar mandi rumahnya di Lingkungan Langon Indah, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Jumat (22/1/2021). Diduga, kakek yang berprofesi sebagai pedagang es cendol tersebut meninggal dunia karena sakit.

Informasi yang diperoleh, kondisi Juhdar telah meninggal pertama kali diketahui oleh tetangganya, Selimin. Dia curiga dengan keberadaan Juhdar di rumahnya karena sejak Kamis (21/1/2021), tidak terlihat beraktivitas keluar rumah. Malam harinya, Selimin yang curiga mencoba menggedor rumah Juhdar, namun tidak ada jawaban. 

Selimin pulang ke rumahnya dan masih menyimpan rasa penasaran dengan keberadaan Juhdar. Jumat (22/1/2021) pagi sekitar pukul 06.00 WIB, Selimin kembali memanggil dan menggedor rumah Juhdar, tetapi kembali tak ada jawaban. Selimin bersama Sobari yang merupakan Ketua RT 05/06, beserta para tetangga yang lain mendobrak rumah Juhdar. Setelah dicek di dalam rumah, Juhdar ternyata sudah meninggal dunia di toilet.

Seketika mereka terkejut. Kemudian, warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pulomerak. Sekitar pukul 08.00 WIB, tim Inafis dari Polres Cilegon mendatangi lokasi, kemudian membawa jasad Juhdar ke RSUD Cilegon untuk dilakukan pemeriksaan.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Cilegon AKP Arief Nazarudin mengatakan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Juhdar. Ia diduga meninggal dunia karena sakit. “Saat ditemukan, perkiraan meninggalnya baru enam jam,” katanya.

Arief menjelaskan, saat tiba di lokasi tim Inafis menemukan jasad Juhdar dalam posisi duduk, tangan kanan korban berpegangan di pagar kamar mandi. Saat itu, Juhdar menggunakan sarung warna merah tua bergaris tanpa menggunakan pakaian. Hasil pemeriksaan terdapat luka lecet dibahu kanan, akibat gesekan dengan pagar kamar mandi.

“Untuk mengetahui penyebab kematian, agar dilakukan otopsi, namun pihak keluarga menolak dan dibuatkan surat penolakan otopsi. Selanjutnya korban akan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan,” tuturnya. (gillang/rahmat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp