Kota Cilegon
Trending

Karantina Pertanian Amankan 195 Ekor Burung Ilegal di dalam Bagasi Bus di Merak

CILEGON, BANTEN RAYA- Balai Karantina Pertanian (BKP) Cilegon berhasil menggagalkan penyelundupan 195 ekor burung asal Bengkulu tujuan Tangerang dan Bandung. Burung-burung itu digagalkan karena tidak memiliki Sertifikat Kesehatan Hewan dari dareah asal.

Informasi yang dihimpun, Bus Siliwangi Antar Nusa (SAN) mengangkut burung dalam keranjang buah dan ditaruh di dalam bagasi. 

Subkoordinator Karantina Hewan Karantina Pertanian Cilegon Wagimin mengatakan, penangkapan dilakukan setelah tim patroli karantina melihat adanya bus yang berhenti di rumah makan di sekitar Merak dan bus sangat mencurigakan. Saat diperiksa bus itu ternyata memuat burung yang dikemas dalam enam keranjang buah.

“Hari ini kami mengamankan 195 ekor burung dari sebuah bus asal Bengkulu, Rabu 24 Februari 2021” kata Wagimin, Kamis (25/2/2021) pagi. 

Dikatakan Wagimin, sopir tidak dapat menunjukkan Sertifikat Kesehatan Hewan dari karantina daerah asal. Sopir mengaku burung tersebut sebagai paket kiriman dari dua orang yang berbeda di Bengkulu.

Burung-burung itu selanjutnya diamankan di kantor Karantina Pertanian Cilegon. Sementara itu sopir bus dimintai keterangan di tempat yang sama.

“Barang bukti sudah diamankan. Untuk sopir sedang kami mintai keterangan lebih lanjut,” kata Wagimin.

Sementara itu Kepala Balai Karantina Pertanian Cilegon Arum Kusnila Dewi menyatakan pihaknya berkomitmen untuk menjalankan UU No. 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan. Kerjasama dengan berbagai instansi terkait terus dilakukan untuk menekan terjadinya pelanggaran terhadap aturan karantina. 

“Koordinasi kita bangun dalam sebuah kawasan sinergis antara KP Cilegon Pelabuhan Penyeberangan Merak (PPM) – Bakauheni, KSKP, ASDP, dan TNI serta BKSDA,” pungkas Arum. (gillang)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp