DaerahKota Cilegon
Trending

KMP Rishel Tabrak Dermaga IV Pelabuhan Merak, Bagian Buritan Kapal Bolong

CILEGON, BANTEN RAYA- Kecelakaan laut kembali terjadi di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon. Kali ini, kecelakaan dialami Kapal Motor Penumpang (KMP) Rishel milik PT Tirisumajalines yang menabrak Dermaga IV Pelabuhan Merak, Kamis (28/1/2021) malam.

Informasi yang diperoleh Banten Raya, kecelakaan laut KMP Rishel terjadi di Dermaga IV Pelabuhan Merak sekitar pukul 22.16 WIB. Saat itu kapal sarat muatan menabrak dermaga saat hendak sandar di Dermaga IV Pelabuhan Merak dengan cara mundur. 

Akan tetapi, cara itu kurang mulus lantaran kapal menghantam bagian Dermaga IV. Akibatnya, Kapal yang berangkat dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan (Lamsel) tersebut berlubang pada bagian buritan kapal. Namun beberapa saat kemudian pasca menabrak, kapal berhasil dialihkan ke dermaga lain untuk bongkar muatan di Dermaga V Pelabuhan Merak. 

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VIII Banten Ensi Suprasetyo membenarkan adanya kecelakaan kapal tersebut. KMP Rishel menabrak bagian breasting dolphin nomor 3 Derrmaga IV Pelabuhan Merak. 

“Setelah menabrak beberapa saat kemudian, kapal berhasil keluar dan disandarkan di Dermafa V,” kata Endi melalui aplikasi whatsapp messenger kepada Banten Raya, Jumat (29/1/2021) pagi. 

Dikatakan Endi, setelah selesai bongkar muat, kapal kemudian diengkerkan atau keluar dari jadwal untuk dilakukan pemeriksaan oleh Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten. “Terdapat kerusakan pada plat kapal tepatnya di ruang kontrol kemudi,” kata Endi.

Untuk penyebab kecelakaan laut tersebut, kata Endi, berdasarkan keterangan dari nahkoda adalah arus dan angin yang berlawanan, yaitu arus dari selatan ke utara dan dari utara ke selatan. Saat itu kecepatan angin sekitar 20 sampai 24 knots sehingga kapal kesulitan untuk sandar. 

“Berdasarkan hasil laporan tidak ada korban baik kendaraan maupun orang, dan juga tidak ada kerusakan pada komponen mesin ataupun hal-hal yang menyebabkan kapal tidak dapat di operasikan. Untuk jumlah penumpang dan kendaraan yang ada di dalam kapal kita belum menerima laporan, namun kapal sudah berhasil bongkar muatan” terangnya. (gillang)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp