Kota Cilegon
Trending

Kunjungi Pangkalan Tanjung Lelean, Sanuji Malah Diprotes

CILEGON, BANTEN RAYA – Sehari setelah dilantik, Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamerta tancap gas terjun ke masyarakat. Sabtu (27/2), ia mengunjungi Pangkalan Tanjung Lelean, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol yang menjadi tempat mangkal para nelayan.

Sayang, kehadiran Sanuji menimbulkan kesalahpahaman. Hamri, salah satu pendiri kampung nelayan Tanjung Lelean mengatakan, kedatangan Sanuji tanpa memberitahu tokoh setempat. “Saya tidak tahu dan ketua rukun nelayan sama juga tidak tahu. Terus Sanuji kemarin bertemu siapa, nelayan yang mana tidak tahu,” katanya kepada wartawan, Minggu (28/2).

Hamri menuding ada oknum yang mengaku nelayan dan tokoh nelayan Pangkalan Tanjung Lelean. “Saya tidak tahu siapa. Namun mengaku nelayan. Bahkan, yang pemilik tempat juga tidak tahu jika tempatnya dipakai untuk kunjungan Sanuji,” katanya,

Hamri mengungkap bahwa pihak-pihak yang mengundang Sanuji datang ke Tanjung Lelean untuk kepentingan suksesi Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Cilegon.

“Kami hanya ingin pangkalan ini hadir dan warga nelayan bisa tetap mempertahankan hidup. Jangan menjadikan nelayan menjadi bantalan untuk kepentingan politik organisasi HNSI dan lainnya,” imbuhnya.

Sunardi, nelayan lain meminta Sanuji sebagai pemimpin Kota Cilegon untuk melindungi hak nelayan. “Tidak boleh lagi ada pangkalan nelayan hilang karena kepentingan pembangunan industri,” katanya.

Pendamping Wakil Walikota Cilegon Muhammad Agus Muchyidin memastikan jika nelayan yang ada di Pangkalan Tanjung Lelean merupakan nelayan asli yang ada di sana. Kunjungan Sanuji juga didampingi tokoh nelayan Tanjung Lelean seperti Babay Efendi, dan Tatang sebagai Ketua Ranting Nelayan Kecamatan Grogol.

“Kami justru balik bertanya mereka yang memprotes itu siapa nelayan atau bukan. Kalau kemarin kami memastikan Pak Sanuji bertemu nelayan untuk mendengar aspirasi dan masukan,” ungkapnya.

Agus menambahkan, keberadaan Sanuji sudah cukup tepat. Hal itu agar pemerintah bisa bersinergi dengan nelayan dan melihat kondisi secara langsung para nelayan.

“Sudah tepat dengan meminta masukan, nelayan bisa bersinergi, dan itu momentum luar biasa sekelas wakil walikota ingin mengetahui kondisi aktual pangkalan nelayan,” paparnya. (uri)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp