DaerahKota Cilegon
Trending

Larangan Mudik Berlaku! Puluhan Kendaraan Menuju Pelabuhan Merak Dipaksa Putar Balik

CILEGON, BANTEN RAYA- Puluhan kendaraan yang menuju Pelabuhan Merak terpaksa diputar balik oleh petugas kepolisian. Sebab, mereka melanggar aturan larangan mudik yang mulai sejak Kamis (6/5/2021) pukul 00.00 WIB. 

Pantauan Banten Raya, kendaraan yang diputar balik adalah kendaraan roda dua, roda empat dan roda enam. Di sekitar Pelabuhan Merak, terdapat tiga posko mudik yaitu di Pintu Tol Merak, Simpang Gerem Kota Cilegon dan di Pintu Pelabuhan Merak. 

Kepala Satuan Sabhara Polsek Pulomerak Kota Cilegon AKP Engkos Junaedi mengatakan, puluhan kendaraan yang hendak menuju Pelabuhan Merak dipaksa putar balik. Alasannya, karena puluhan kendaraan tersebut merupakan pemudik yang hendak menyeberang ke Sumatera. 

“Hingga pukul 08.00 WIB di Pos Gerem, ada 77 kendaraan yang putar balik. R2 (sepeda motor) 18 unit, R4 (kendaraan pribadi) 45 unit, dan R6 (bus umum) 14 unit,” katanya saat ditemui di Pos Polisi Gerem Cilegon. 

Engkos menjelaskan, kendaraan yang diperbolehkan menyeberang hanya angkutan barang serta kendaraan yang dikecualikan. Seperti halnya perjalanan dinas dengan menyertakan rapid antigen. 

“Kalau pemudik tetap kami larang, kami tegas meminta untuk putar balik,” katanya. 

Engkos menambahkan, kendaraan yang diminta putar balik, sebagian besar dari Jabodetabek. Selain kendaraan pribadi dan bus umum yang disetop, pihaknya juga memeriksa beberapa angkutan barang yang ditutup terpal karena dicurigai membawa penumpang. 

“Sampai saat ini, belum ada angkutan barang yang membawa orang,” ungkapnya.

BACA JUGA: Dermaga Merak dan Seluruh Terminal di Banten Bakal Ditutup, Masih Mau Mudik?

BACA JUGA: Jadi Sorotan, Tes GeNose di Pelabuhan Merak yang Tak Steril?

Panit Pos Pengamanan Gerem, Iptu Marjoko mengatakan, di Pintu Tol Gerem sudah ada enam kendaraan yang dipaksa putar balik. 

“Enam kendaraan kami paksa putar balik karena dicurigai mau mudik ke Sumatera. Tidak membawa surat perjalanan dinas dan rapid antigen, kami terus mengawasi 24 jam,” tuturnya. (gillang)

 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp