DaerahKota Cilegon
Trending

Modus Baru Warem JLS Jual Miras, Tidak Layani di Tempat Kini Pakai Jasa Pesan Antar

CILEGON, BANTEN RAYA – Berbagai cara dilakukan warung remang-remang (warem) di Jalan Lingkar Selatan (JLS) untuk menyediakan minuman keras (miras).

Baru-baru ini, Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon mengungkap modus pengiriman miras melalui kurir. 

Kepala Bidang (Kabid) Penegak Perundang-undangan Satpol PP Kota Cilegon Sofan Maksudi menjelaskan, setiap kali melakukan monitoring, pihaknya hanya menemukan botol Miras kosong di warem. 

Ia menduga, pemilik warem akan memesan Miras melalui jasa kurir saat pelanggan memesannya.

“Sepertinya ada modus lewat pesanan antar (kurir) untuk pengunjung. Beberapa kali melakukan razia Miras hanya menemukan botol bekas saja,” katanya kepada wartawan, Selasa (23/3/2021).

Sofan juga mengaku, pemilik warem kerap menggunakan jasa ojek online untuk memesan Miras tersebut.

“Semacam warem online beredarnya. Bekas botol menumpuk tapi stoknya tidak ada,” imbuhnya.

Kedepan, tegas Sofan, pihaknya juga akan terus malakukan investigasi dan membongkar modus tersebut, sehingga nanti warem dan penyedia Miras juga bisa diproses.

“Kedepan akan juga dibuka modusnya dan akan dilakukan penindakan,” paparnya.

Modus penjualan Miras by order yang dilakukan warem-warem di JLS itu dibenarkan salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya.

Lelaki yang mengaku pelanggan salah satu warem JLS ini, menyatakan, dirinya akan dilayani pemesanan miras dengan berbagai merek, karena sudah mengenal penjaga warung. 

Menurutnya, tidak pernah ada stok miras di warem. Namun, jika dirinya memesan akan diambilkan oleh salah satu penjaga warung.

“Biasanya untuk pelanggan saja. Kalau yang belum kenal tidak akan diberikan. Itu biasanya diambilkan sama penjawa warung yang ada di sana. Bukan hanya bir biasa. Namun, segala merek juga ada, tergantung pesanan,” imbuhnya.

Pria ini menyatakan, hal yang dilakukan bukan menjadi modus baru. Namun, sudah dilakukan cukup lama.

Pemilik warem akan rugi jika kedapatan menjual Miras dan terjaring razia.

“Ada tempatnya disimpan khusus. Jadi di warem itu tidak akan menemukan. Karena jika terjaring razia bisa rugi,” pungkasnya. (uri)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp