DaerahKota Cilegon
Trending

Nakhoda Kapal di Penyeberangan Merak-Bakauheni Diminta Waspada, Ada Potensi Gelombang Tinggi Capai 4 Meter

CILEGON, BANTEN RAYA- Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten meminta para nakhoda kapal di lintasan Merak-Bakauheni untuk selalu waspada. Sebab, cuaca buruk yang terjadi belakangan ini berpotensi terjadinya gelombang tinggi hingga empat meter di Perairan Selat Sunda.

Kepala Seksi (Kasi) Keselamatan Berlayar KSOP Kelas I Banten Ganefo mengatakan, pada awal Februari pihaknya telah melayangkan Surat Edaran UM.003/5/17/KSOP-Btn 2021 tentang Kewaspadaan Cuaca Buruk dan Gelombang Tinggi. Selain itu, pihaknya juga mengeluarkan maklumat pelayaran. 

“Berdasarkan hasil pemantauan BMKG pada 31 Januari 2021, pada tanggal 1 sampai tanggal 7 Februari 2021 berpotensi adanya gelombang tinggi,” kata Ganefo kepada awak media, Kamis (4/2/2021). 

Ganefo menuturkan, ada potensi gelombang tinggi sampai 2,5 sampai 4 meter di Perairan Selat Sunda. “Para nakhoda kami minta agara memerhatikan kondisi cuaca dan meng-update kondisi cuaca dari BMKG,” pintanya. 

Selain itu, kata Ganefo, nahkoda juga diminta melakukan pantauan kondisi cuaca sekurang-kurangnya 6 jam sebelum pelayaran dan melaporkan hasil pantauan ke KSOP pada saat pengajuan Surat Persetujuan Berlayar (SPB). Nakhoda juga diminta memastikan kapal laik laut dan memastikan alat keselamatan, peralatan navigasi, permesinan, dan perlatan keselamatan berlayar lainnya. 

“Apabila dalam pelayaran terdapat cuaca buruk, maka nakhoda segera mencari tempat berlindung dengan ketentuan kapal harus siap digerakkan. Kapal-kapal yang sedang berlabuh jangkar kami minta sigap dan waspada. Setiap kapal yang sedang berlindung untuk menginformasikan kepada KSOP, VTS dan STC dan menginformasikan kondisi kapal,” terangnya. 

Ganefo menjelaskan, kapal juga wajib mematuhi aturan berlalu lintas, alur pelayaran, rute dan sarana bantu navigasi pelayaran. Kapal juga diminta memasang lampu navigasi saat malam hari. 

General Manajer (GM) PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Merak, Hasan Lessy mengatakan, nakhoda diminta berhati-hati saat melakukan olah gerak kapal saat akan masuk ke dermaga. Pada akhir pekan lalu, ada beberapa kejadian kapal yang menabrak dermaga. 

“Kita juga minta nakhoda hati-hati, cuaca tidak menentu. Ada angin bisa terdeteksi, kalau arus kurang bisa terdeteksi,” kata Hasan. 

Hasan menambahkan, operator penyeberangan di Pelabuhan Merak-Bakauheni, selalu mengutamakan pelayanan dengan memerhatikan keselamatan. 

“Olah gerak kapal saat akan masuk dermaga, meski nahkoda sudah sering dan sudah lihai, tetap harus berhati-hati,” tuturnnya. (gillang)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp