DaerahKota Cilegon
Trending

Nekat Mudik, Polda Banten Putar Balik 1.439 Kendaraan dalam 3 Hari

CILEGON, BANTEN RAYA – Sebanyak 1.439 kendaraan dipaksa putar balik oleh petugas kepolisian dari jajaran Polda Banten selama pemberlakuan larangan mudik sejak Kamis lalu sampai Sabtu (6-8/5/2021). 

Direktur Lalu Lintas Polda Banten Kombes Pol Rudy Purnomo mengatakan, jumlah tersebut terdiri dari 358 kendaraan roda dua, 1.011 kendaraan roda empat pribadi, 34 kendaraan roda empat penumpang dan 36 kendaraan roda empat barang. 

“Sementara itu, pada 1-5 Mei 2021 Polda Banten juga telah melakukan pengetatan yaitu melakukan pemeriksaan terhadap 4.745 kendaraan. Melakukan tindakan terhadap 65 travel gelap,” kata Rudy dalam pemaparan di Dermaga VI Pelabuhan Merak, Minggu (9/5/2021). 

Rudy menuturkan, dalam penyekatan arus mudik, pihaknya menerjunkan 2.506 personel dibantu unsur TNI, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, Palang Merah Indonesia, Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dan Pramuka. Polda Banten juga mendirikan 19 pos pengamanan, 5 pos pelayanan dan 24 titik penyekatan arus mudik. 

“Polda Banten juga menyiapkan rekayasa arus lalu lintas jika terjadi kepadatan di jalur wisata Anyer, yaitu pada 14-16 Mei 2021,” ujarnya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, kegiatan mudik di Pelabuhan Merak memiliki kecenderungan ramai di malam hari hingga dini hari. Ia meminta petugas kepolisian, TNI, dan pemerintah daerah mengetatkan kebijakan larangan mudik tersebut. “Beberapa wilayah di Sumatera terjadi peningkatan Covid-19, kami minta rekan-rekan yang bertugas di penyeberangan Merak mengawasinya,” katanya. 

Pemeriksaan kendaraan yang hendak menyeberang, kata Sigit, harus dilakukan secara benar. Petugas juga harus berkoordinasi dengan rumah sakit rujukan di sekitar posko mudik, agar ketika ada pemudik yang positif bisa segera dievakuasi dengan baik. 

BACA JUGA: 7 Persen Warga Indonesia Nekat Mudik

“Kami komitmen di zona merah, wisata ditiadakan. Jika zona oranye yang wisatanya dibuka, pengetatan harus dilakukan. Pengecekan secara random, dan memastikan pengunjung memakai masker. Hotel-hotel yang ada juga harus menerapkan protokol kesehatan,” pinta Listyo. 

Ia juga meminta kepada kepolisian yang bertugas di lapangan harus dalam kondisi sehat dan dilakukan rapid tes antigen secara berkala. “Agar yang bertugas di lapangan aman, dan keluarga di rumah aman,” tutur mantan Kapolda Banten ini. (gillang)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp