DaerahKota Cilegon
Trending

Pemilik Abaikan Peringatan Berkali-kali, Lapak Miras di JLS Akhirnya Dibongkar Juga

CILEGON, BANTEN RAYA- Petugas dari Dinas Satuan Polisi dan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon membongkar lapak milik pedagang kaki lima (PKL) di trotoar Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon. Lapak tersebut dibongkar karena selama ini kedapatan berjualan minuman keras (miras). 

Pantauan Banten Raya, Senin (12/4/2021), puluhan Petugas Satpol PP dibantu TNI dan Polri menertibkan lapak PKL di JLS Cilegon. Dalam penertiban, tidak ada perlawanan berlebih dari PKL yang lapaknya dibongkar, meski sempat adu mulut dengan beberapa pedagang. 

Kepala Bidang Penegakkan Perda pada Dinas Satpol PP Kota Cilegon Sofan Maksudi mengatakan, penertiban lapak PKL dilakulan menjelang Ramadan agar selama bulan suci nanti masyarakat Cilegon bisa beribadah dengan tenang. Pembongkaran lapak PKL dilakukan menyasar mereka yang selama ini kedapatan menjual miras. 

“Saat ini tahap pertama, baru enam lapak yang kita bongkar,” ujar Sofan ditemui di JLS Cilegon. 

Dikatakan Sofan, PKL yang berjualan miras di JLS Cilegon sudah dipantau sejak November 2020 lalu. Beberapa diantaranya telah mendapatkan peringatan selama tiga kali. Akan tetapi, mereka tidak mengindahkan peringatan dari petugas Satpol PP Cilegon. 

“Hari ini kita bongkar, nanti ada tahap berikutnya untuk pembongkaran lapak. Kalau dibangun lagi, nanti kita bongkar lagi,” tegasnya. 

Penjualan miras oleh lapak-lapak PKL di JLS Cilegon, kata Sofan, bukan hanya penjualan miras di tempat. Beberapa PKL menjual dengan modus pesan antar.

“Ada modus-modus lain penjualan miras, seperti diantarkan dan ada yang disimpan di kendaraan pemilik lapak yang diparkir di pinggir jalan,” ungkapnya. 

Sofan menambahkan, trotoar JLS Cilegon sebenarnya diperbolehkan untuk berjualan, namun yang dijual bukan barang yang menyalahi aturan. Pihaknya juga terus menyosialisasikan Perda 6 Tahun 2003 tentang Pengendalian PKL. 

“Silakan jualan, tetapi tetap sisakan trotoar tiga meter untuk pejalan kaki. Jadi hak pejalan kaki juga tidak hilang,” tuturnya. (gillang)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp