Kota Cilegon
Trending

Pemkot Cilegon Dapat Rp36,1 Miliar dari PT KTI, Uang Apa?

CILEGON, BANTEN RAYA- PT Krakatau Tirta Industri (KTI) menyumbangkan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) ke Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon senilai Rp36,1 miliar. Hal itu, setelah adanya penyertaan modal berupa aset tanah dari PT Krakatau Steel (KS) ke PT KTI.

Direktur Utama (Dirut) PT KTI Alugoro Mulyowahyudi mengatakan, PT KTI baru saja mendapatkan penyertaan modal dari PT KS selaku induk perusahaan berupa aset tanah seluas 276 hektare. Dengan tambahan modal tersebut maka nilai penyertaan modal PT KS ke PT KTI meningkat dari Rp80 miliar menjadi Rp818 miliar. 

“Ini tentu akan meningkatkan struktur modal di KTI dan meningkatkan pendanaan PT KTI mengeksesuki proyek-proyek strategis di masa depan,” kata Alugoro ditemui di Kantor Walikota Cilegon, Senin (29/3/2021). 
Kata Alugoro, lokasi obyek penyertaan modal berupa tanah dari PT KS ke PT KTI berada di Kota Cilegon dan Kabupaten Serang. Dengan adanya penyertaan modal aset tanah tersebut, PT KTI berkewajiban menyetorkan BPHTB ke Pemkot Cilegon.

“Total BPHTB ke Pemkot Cilegon Rp36,1 miliar, dan BPHTB ke Pemkab Serang Rp8,9 miliar. Semoga ini bisa memberikan pemasukan bagi Kota Cilegon dan Kabupaten Serang dan bisa untuk membantu pembangunan,” ungkapnya. 

Alugoro menjelaskan, BPHTB Rp 36,1 miliar yang diserahkan ke Pemkot Cilegon dari tanah seluas sekitar 200 hektar dan sekitar 76 hektar di wilayah Kabupaten Serang.
“Obyek tanah yang diberikan PT KS ke KTI berupa tanah Waduk Krenceng dan jalur pipa dari Krenceng ke Cidanau di Kabupaten Serang. Meski tanah tersebut sebelumnya milik PT KS, tetapi sebenarnya sudah dimanfaatkan oleh PT KTI sebagai jalur pipa,” paparnya. 

Di tempat yang sama, Walikota Cilegon Helldy Agustian mengucapkan terima kasih ke PT KTI atas sumbangan BPHTB ke Pemkot Cilegon. Sumbangan BPHTB dari PT KTI, dianggap menjadi motivasi bagi Pemkot Cilegon menggenjot pendapatan asli daerah (PAD).

“Uangnya akan digunakan lagi untuk kesejahteraan masyarakat Cilegon melalui APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah),” harapnya. (gillang)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp