DaerahEkonomi & BisnisKota Cilegon
Trending

Pengunjung Transmart Cilegon Dibatasi, Cuma Boleh di Dalam Mall Selama 1 Jam

CILEGON, BANTEN RAYA – Manajemen Transmart Cilegon akan membatasi kunjungan masyarakat yang datang selama 1 jam. Pembatasan waktu belanja atau bermain itu untuk menghindari kerumunan di pusat perbelanjaan tersebut.

“Kita akan batasi pengunjung hanya 1 jam. Jadi, nanti pengunjung akan diberi tanda pita warna. Setiap jam akan berganti dengan pengunjung lain,” kata Vice President Corporate Communication Transmart, Satria Hamid, belum lama ini.

Hamid mengungkapkan, kebijakan tersebut diambil untuk memperketat protokol kesehatan (prokes) Covid-19 sebagai langkah telah diizinkannya Trans Studio Mini dan XXI di lantai 3 dan 4 buka kembali.

Selain itu, pembelian tiket arena bermain juga akan dilakukan di pintu masuk Transmart Cilegon, sehingga tidak ada penumpukan di dalam arena bermain.

“Kita akan menambah tempat cuci tangan di pintu masuk, dan pengunjung diwajibkan memakai masker. Pengunjung keluarga juga dibatasi lima orang. Jadi, nggak usahlah bawa nenek kakeknya,” tegasnya.

Akibat pandemi Covid-19, kata dia, jam operasional Transmart Cilegon juga dilakukan pembatasan. Buka mulai jam 09.00 WIB dan tutup pukul 18.00 WIB. 

“Nanti ada petugas juga dari Satgas, Satpol PP, dan kepolisian. Dari kita juga ada yang di lapangan,” pungkasnya. 

Hamid menambahkan, akibat penutupan Trans Studio Mini di lantai tiga, dan XXI di lantai empat, karyawannya terpaksa dirumahkan. “Ini kan karyawan orang sini, punya keluarga, yang harus kita pikirkan,” pungkasnya. 

Untuk diketahui, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Cilegon melakukan penutupan sementara area bermain atau hiburan di lantai tiga dan empat gedung Transmart Cilegon.

Penutupan itu dikeluarkan melalui surat dengan Nomor 360/325/Sekret-Covid-19 tertanggal 23 Desember 2020. Dalam surat itu ditegaskan jika lantai tiga yang menjadi lokasi Trans Studio Mini dan lantai empat XXI ditutup sejak 23 Desember hingga waktu yang belum ditentukan.

Dalam surat itu dijelaskan, penutupan itu karena dikhawatirkan lokasi tersebut menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. (marjuki)

 

 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp