DaerahKota Cilegon

Perbaikan JLS Cilegon Butuh Rp64 Miliar, Pemkot Cilegon Minta Bantuan Industri

CILEGON, BANTEN RAYA- Berbagai persoalan infrastruktur di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon menjadi perhatian serius Pemkot Cilegon. Mereka mengaku akan menangani permasalahan infrastruktur di ruas jalan tersebut dengan bantuan industri. Adapun biaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan persoalan itu ditaksir mencapai Rp64 miliar.

Terkait hal tersebut, Pemkot Cilegon telah menggelar rapat dengan industri. Saat ini, beberapa bagian JLS Cilegon menjadi sorotan publik sepertu banjir di kilometer 0 hingga 1. Kerusakan badan jalan di Simpang Ciberko, Kelurahan Kalitimbang, jalan rusak di beberapa titik dan kerusakan tujuh jembatan di JLS Cilegon.  

Walikota Cilegon Edi Ariadi mengtakan, pihaknya telah melakukan rapat dengan industri untuk membantu menangani masalah infrastruktur di JLS Cilegon. Ada 11 industri di sekitar Ciwandan yang telah bersedia membantu penanganan masalah infrastruktur di JLS Cilegon. 

“Nanti akan kita bentuk tim yang terdiri dari DPUTR (Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang) dan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) lain yang terkait dan industri untuk menangani masalah JLS,” kata Edi ditemui di Kantor Walikota Cilegon, Selasa (29/12/2020) petang. 

Beberapa permasalahan infrastruktur di JLS Cilegon telah inventarisasi oleh Pemkot Cilegon. Ada prioritas utama yang akan ditangani yaitu perbaikan badan jalan di Simpang Ciberko, Kelurahan Kalitimbang, Kecamatan Cibeber. “Pertama yang akan diperbaiki yaitu Simpang Ciberko, kami sudah minta DPUTR kalau bisa sebelum tahun baru sudah diperbaiki,” katanya.

Setelah itu, kata Edi, perbaikan infrastruktur gorong-gorong di JLS Cilegon  kilometer 0 hingga kilometer 1 yang menyebabkan air meluap hingga ke badan jalan. “Untuk perbaikan gorong-gorong JLS yang ada di sekitar PCI (Pondok Cilegon Indah) butuh sekitar Rp300 juta,” ungkapnya. 

Perbaikan badan jalan yang rusak, lanjut Edi, akan melibatkan pihak industri, karena JLS Cilegon yang memunyai panjang sekitar 15 kilometer keberadaaanya sangat vital bagi industri. Setiap hari, kendaraan industri wira-wiri di ruas jalan tersebut. 

“Tujuh jembatan yang rusak juga akan diperbaiki. Kami sudah menghitung anggaran total untuk perbaikan sekitar Rp64 miliar,” terangnya. 

Ia menambahkan, dengan infrastruktur yang baik, diharap laju pertumbuhan ekonomi di Cilegon  juga meningkat. Sebab, JLS Cilegon manfaatnya dirasakan banyak pihak dan keberadaanya cukup vital. (gillang)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
× Chat Via WhatsApp
%d blogger menyukai ini: