DaerahKota Cilegon
Trending

Proyek JLU dan Pelabuhan Warnasari Kota Cilegon Akhirnya Dilanjut

CILEGON, BANTEN RAYA – Proyek pembangunan jalan lingkar utara (JLU) dan Pelabuhan Warnasari sepertinya batal disetop. Kedua proyek yang sempat dikoreksi oleh Warlikota Cilegon Helldy Agustian tersebut telah dimasukkan kembali ke dalam rencana pembangunan jangka panjang (RPJP).

Hal tersebut diungkap Ketua Harian Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Cilegon Subhi S Mahad, kemarin.

Politikus Partai Golkar itu mengatakan, rancangan RPJMD 2021-2026 akan segera dilakukan memorandum of understanding (MoU) antara Pemkot Cilegon dan DPRD Kota Cilegon. Program yang tertuang dalam MoU tersebut nantinya harus direalisasikan oleh Helldy-Sanuji.

“Kami minta program yang ada dalam draf MoU untuk direalisasikan,” ungkapnya.

Subhi menjelaskan, program pembangunan JLU dan Pelabuhan Warnasari yang sebelumnya tidak masuk prencanaan kini telah dimasukkan dalam RPJP. Pihaknya pun siap memberikan dukungan.

“Kami siap mendukung program-program tersebut,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan bantenraya.com, proyek pembangunan JLU Kota Cilegon kabarnya tidak akan dilanjutkan oleh Walikota Cilegon Helldy Agustian dan Wakil Walikota Sanuji Pentamarta. Kabarnya, jalan sepanjang 12,5 kilometer (Km) tersebut akan dievaluasi karena banyak masalah.

Mega proyek yang masuk RPJMD masa kepemimpinan Walikota Cilegom Iman Ariyadi dan Edi Ariadi itu tidak akan diteruskan karena akan menyedot banyak anggaran.

Untuk diketahui, pembangunan JLU dimulai sejak 2018 dengan anggaran mencapai Rp112 miliar untuk pembebasan sekitar 600 bidang lahan dari 800 bidang. Pada 2020 juga dianggarkan senilai Rp35 miliar untuk pembebasan, namun terkena refocusing untuk anggaran penanganan Covid-19.

BACA JUGA: Pembangunan JLU Cilegon Terancam Tak Dilanjutkan

Sehingga hanya dianggarkan senilai Rp7,4 miliar pada APBD Perubahan 2020 untuk pematangan badan jalan.

Untuk 2021, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang DPUTR Kota Cilegon merencanakan menyiapkan Rp50 miliar pada anggaran APBD untuk pembebasan lahan kembali dan Rp16 miliar untuk pematangan lahan dari dana alokasi khusus (DAK).

Sementara total pagu untuk pembangunan JLU diperkirakan menghabiskan Rp500 miliar, untuk pembebasan lahan sekitar Rp200 miliar dan pematangan lahan serta pembangunan jalan sekitar Rp300 miliar.

Related Articles

Back to top button