DaerahKota Cilegon
Trending

PT MBP Ngaku Tiket Parkir Pasar Kranggot Rp10.000 Sudah Tak Diberlakukan, Diduga Ada Penyalahgunaan

CILEGON, BANTEN RAYA – Project Manager PT Mahili Bangun Praja (MBP) Slamet Abdul Aziz angkat bicara terkait dengan adanya tiket parkir Rp10.000 di Pasar Baru Kranggot, Kota Cilegon yang dikerjasamakan dengan pihaknya. Menurutnya, tiket tersebut sudah ditarik dan tidak digunakan lagi sejak Desember 2020.

“Kami ingin meluruskan bahwa benar memang benar adanya tiket tersebut milik PT MBP yang dibuat di Desember 2020. Setelah diputuskan petugas Dishub (Dinas Perhubungan) tiket itu tidak beredar,” kata Slamet melalui keterangan resmi kepada Banten Raya, Kamis (18/3/2021).

Menurut Slamet, beredarnya kembali tiket tersebut diduga disebarkan oknum mantan anggotanya dan petugas Dishub Kota Cilegon di luar sepengetahuan dan tanggung jawab PT MBP. 

“Pada Februari anggota Dishub pernah meminta salah satu anggota yang sebelumnya aktif di PT MBP untuk mendampingi kegiatan sosialisasi (parkir). Namun kegiatan tersebut tanpa sepengetahuan dan tanggung jawab kami. Karena pelanggaran etik berat, pada 1 Maret anggota (oknum pengedar tiket) tersebut bukan lagi anggota PT MBP,” paparnya. 

Slamet menambahkan, berterima kasih dengan adanya kejadian tersebut, pihaknya bisa mengetahui jika ada dugaan penyelahgunaan tiket milik PT MBP. 

“Atas kejadian ini kami jadi mengetahui adanya penyalahgunaan tiket parkir kami. Sebab, kami bukan pengelola area parkir, kerja samanya hanya upah pungut saja,” imbuhnya. (uri)

Baca juga

Waduh! Tarif Parkir di Pasar Kranggot Rp10.000, Pedagang dan Pembeli Mengeluh

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp