DaerahKota Cilegon
Trending

Ratusan Burung Trucuk Tanpa Dokumen Asal Sumatera Diamankan Petugas di Merak

SERANG, BANTEN RAYA – Ratusan burung trucuk asal Sumatera diamankan Balai Karantina Pertanian (BKP) Cilegon dari sebuah bus saat berada di Pelabuhan Penyeberangan Merak, Rab (14/4/2021). Burung tersebut ditahan lantaran tidak memiliki dokumen kesehatan.

Dokter Hewan BKP Cilegon Ismudiyanto mengatakan, sebanyak 440 ekor burung trucuk yang disimpan dalam 11 keranjang buah itu, baru saja turun di Pelabuhan Penyeberangan Merak.

“Petugas karantina mencurigai adanya minibus penumpang membawa keranjang di atas mobil. Setelah dilakukan pengejaran hingga rumah makan Bhayangkara Merak petugas mendapati ratusan burung dalam 11 keranjang buah,” katanya dalam rilis yang diterima Banten Raya, Rabu (14/4/2021).

Menurut Ismudiyanto, saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas BKP Cilegon, sopir tidak dapat menunjukan Sertifikat Kesehatan Hewan (KH-11) dari Lampung.

“440 ekor burung jenis trucuk tidak dilengkapi dokumen karantina,” ujarnya.

Burung trucuk
Ratusan burung yang berhasil diamankan petugas BKP Cilegon.

Sub Koordinator Karantina Hewan BKP Cilegon Wagimin mengatakan, dari hasil pemeriksaan, sopir yang menerima titipan paket mengaku jika burung berasal dari Bengkulu dan akan dikirim ke Pulogadung Jakarta Timur.

“Saat ini burungnya kami amankan, kami tahan karena tidak memenuhi persyaratan pada Undang-undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan pasal 35 dan segera dikoordinasikan dengan BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) setempat,” katanya. (darjat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp