DaerahKota CilegonPendidikan
Trending

Sambil Berkurban, Siswa MI Al Jauharotunnaqiyyah Periuk Diajari Praktik Fikih Penyembelihan

CILEGON, BANTEN RAYA – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Jauharotunnaqiyyah Periuk, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon secara rutin setiap tahunnya menyembelih hewan kurban. Hal tersebut dilakukan dalam rangka mengajarkan anak-anak siswa untuk belajar praktik fikih penyembelihan secara benar. 

Kepala Sekolah MI Al Jauharotunnaqiyyah Periuk Faruki menjelaskan, fikih penyembelihan merupakan salah satu pelajaran yang ada dalam kurikulum MI. Untuk itu, setiap tahun diadakan kurban sebagai bentuk praktek dalam fikih tersebut. 

BACA JUGA: Terima 61 Hewan Kurban, Sekda Banten Pimpin Pemotongan di Masjid Raya Al Bantani

“Rutin setiap tahun kami adakan kurban. Ini juga menjadi salah satu praktik fikih penyembelihan sebagaimana yang ada dalam kurikulum, sehingga siswa mengetahui dan paham tatacara penyembelihan secara fikih,” katanya kepada wartawan, Kamis (22/7/2021).

Selain praktuk fikih penyembelihan, imbuh Faruki, pihaknya juga ingin menanamkan nilai-nilai sedekah kepada para siswa lewat hikmah kurban. 

“Siswa juga kami ajarkan untuk bersedekah sebagaimana ajaran Islam. Ini untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan para siswa kepada Allah,” imbuhnya. 

Faruki menyampaikan, untuk hewan kurban sendiri diambil dari iuran para guru, dimana setiap bulannya bagi guru menyisihkan Rp150 ribu sampai Rp170 ribu dari gaji. Bahkan, beberapa diantaranya juga ada donasi dari wali murid untuk membantu operasional dan keperluan kurban lainnya. 

Saksikan Podcast Meja Redaksi di Banten Raya Channel

“Bagi guru yang memiliki kepangkatan itu Rp170 ribu, sementara guru belum berpangkat itu Rp150 ribu per bulan,” tuturnya. (uri)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp