DaerahKota CilegonWisata & Kuliner
Trending

Santap Kuliner di Dapur Uwa Wati, Cuma Rp13.000 Dapat Pecak Bandeng Ukuran Jumbo

CILEGON, BANTEN RAYA – Dapur Uwa Wati yang berada di Linkungan Bebulak Timur, Kelurahan Kebondalem, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon menawarkan pecak bandeng tanpa duri ukuran jumbo. Untuk menikmati kuliner tersebut, konsumen hanya perlu merogoh kocek senilai Rp13.000 per porsi.

Owner Dapur Uwa Wati, Sunawati mengatakan, pecak bandeng yang jualnya terhitung sangat murah. Apalagi bandeng yang ditawarkannya berukuran satu kilogram dengan isi 5 ekor ikan. 

“Satu kilogram isi 5 ikan bandeng. Kita jual satu porsi bandeng lengkap dengan sambel pecak dan lalapannya dengan harga Rp13.000,” kata Sunawati kepada Banten Raya saat ditemui di kediamannya, Rabu (17/3/2021).

Sunawati yang kerap disapa Uwa Wati ini membuka sedikit rahasia dapurnya. Sambal pecaknya merupakan racikan dari berbagai bahan, mulai tomat, cabai rawit, asem, jeruk nipis dan terasi. Bagi konsumen yang ingin melengkapi santapan pecak bandeng dengan nasi, mereka hanya dikenai tambahan Rp4.000. 

“Bisa request (permintaan-red) untuk tingkat kepedasan. Saya akan buatkan sesuai permintaan konsumen,” katanya.

Diungkapkan Uwa Wati, dengan segala yang ditawarkan, kini tempat usahanya cukup laris. Selain harganya yang dia sebut murah tapi juga bandeng yang dijualnya bersih tanpa duri ditambah cita rasa yang khas pada sambal pecaknya. 

Lebih lanjut dipaparkannya, dalam satu hari ia mampu menjual 3 hingga 4 kilogram ikan bandeng dan 5 sampai 7 kilogram daging ayam. 

Pecak Bandeng Jumbo

Tak hanya pecak bandeng, ia juga menjual kuliner lainya. Diantaranua ayam bakar sambal geprek dan ayam bakar sambal pecak. Untuk ayam sambal pecak atau ayam sambal geprek, dijual dengan harga Rp15.000 per porsi. Sudaj termasuk sambal dan lalapan. Namun jika dengan nasi, harga yang ditawarkan menjadi Rp18.000 per porsi.

“Untuk ayam bakar, satu ayam saya potong jadi empat, ya besar-besar. Karena saya lebih mengutamakan kualitas untuk diberikan kepada konsumen,” tuturnya.

Untuk mempromosikan barang dagangannya, Uwa Wati juga sudah memanfaatkan jejaring digital atau marketplace seperti Facebook dan WhatsApp Messenger. 

Untuk jam operasionalnya, Dapur Uwa Wati buka setiap hari pada pukul 10.00 – 20.00 WIB. Namun untuk saat ini tempatnya hanya sebagai tempat produksi. Sehingga konsumen hanya bisa membeli untuk dibawa pulang. (mg-predy)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp