DaerahKesehatanKota Cilegon
Trending

Satgas Covid-19 Kota Cilegon Ciduk 28 Pelanggar Prokes, Gara-garanya Pakai Masker Tapi Cuma Digantung di Leher

CILEGON, BANTEN RAYA – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Cilegon melakukan operasi yustisi penerapan protokol kesehatan (prokes) di Pelabuhan Merak, Selasa (2/2/2021). Dari hasil kegiatan tersebut, sebanyak 28 orang yang beraktivitas di Pelabuhan Merak terjaring razia. Beberapa diantaranya mereka menggunakan masker tapi hanya digantung di leher. 

Pantauan di lapangan, operasi yustisi di Pelabuhan Merak dilakukan di sekitar loket tiket, jembatan pejalan kaki atau gang way dan kantong parkir pelabuhan. Petugas gabungan dari Satpol PP dibantu TNI dan Polri memantau satu persatu calon penumpang kapal dan penumpang yang baru turun dari kapal. Bagi yang tidak memakai masker, petugas langsung melakukan tindakan.

Kepala Bidang (Kabid) Linmas dan Trantibum pada Dinas Satuan Polisi dan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon, Asep Setiawan mengatakan, razia itu dalam rangka pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Warga atau penumpang kapal yang tidak memakai masker, diingatkan, diberi sanksi dan dikasih masker jika memang tidak punya masker. Jika ada kerumunan, akan dibubarkan.

“Hari ini (Kemarin-red) tim kita ke Pelabuhan Merak, menegakkan Prokes. Masih ditemukan beberapa yang tidak pakai masker, kami beri sanksi sosial terus kami kasih masker,” kata Asep ditemui di Dermaga I Pelabuhan Merak.

Kata Asep, selain di Pelabuhan Merak, pihaknya juga melakukan operasi yustisi di tempat lain, seperti pasar, pusat perbelanjaan, ruang terbuka hijau, dan jalan raya. 

“Hasil kegiatan di Pelabuhan Merak hari ini ada 28 orang yang kedapatan tidak memakai masker dalam waktu sekitar dua jam,” katanya.

Selain masih ditemukannya warga yang beraktivitas tanpa memakai masker, kata Asep, pihaknya juga masih menemukan beberapa warga yang mengenakan masker tetapi hanya digantungkan di leher. 

“Yang pakai masker cuma digantungkan dileher juga kita ingatkan,” ujarnya.

Salah seorang kru kapal di Pelabuhan Merak, yang terjaring operasi yustisi Dede mengatakan, dirinya awalnya memakai masker. Namun, saat di laut dalam perjalan dari Bakauheni ke Merak masker jatuh ke laut. “Maskernya kena angin jatuh di laut,” ujarnya singkat. (gillang)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp