DaerahHukum & KriminalKota Cilegon
Trending

Selundupkan 2.083 Burung asal Lampung, Sopir Truk Ditangkap Polisi

CILEGON, BANTEN RAYA- Polres Cilegon berhasil mengamankan 2.083 burung asal Lampung yang hendak diselundupkan ke Serang dan Tangerang. Dalam penggagalan upaya penyelundupan tersebut, Polres Cilegon mengamankan sang sopir truk. 

Informasi yang dihimpun bantenraya.com, Polres Cilegon mendapatkan informasi adanya pengiriman burung asal Lampung ke Jakarta, Rabu (9/6/2021) pagi sekitar pukul 04.00 WIB. Setelah turun dari kapal di dermaga II Pelabuhan Merak, petugas Polres Cilegon memeriksa kemudian surat-surat kendaraan truk yang dicurigai mengangkut ribuan burung berbagai jenis tersebut. 

Truk dengan nomor polisi (nopol) BE 8401 BX tersebut, di dalamnya terdapat burung yang dikemas dengan kardus dan boks plastik. Setelah dilakukan pemeriksaan, sopir truk berinisial ST tidak bisa menunjukan dokumen sertifikat karantina dari daerah asal. Kemudian, truk beserta muatannya diamankan ke Mapolres Cilegon. 

Wakapolres Cilegon Kompol Mirodin mengatakan, burung tersebut berasal dari Lampung hendak dibawa ke Serang dan Tangerang.

“Burung itu akan segera kami lepasliarkan di Panenjoan, Mancak, Kabupaten Serang, sebab beberapa burung mati, kita segera lepasliarkan,” katanya dalam pres rilis di Mapolres Cilegon, Kamis (10/6/2021). 

BACA JUGA: Coba Kelabui Petugas, Burung Ilegal Asal Lampung Diangkut Losbak Bermuatan Pisang

Mirodin memaparkan, jumlah burung yang diamankan yaitu ciblek 954 ekor, gelatik 320 ekor, jacko 589 ekor, trocok 200 ekor, pentet 24 ekor dan poksay 5 ekor. 

Mirodin menjelaskan, tersangka ST melanggar Undang-undang RI 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem pasal 40 Jo pasal 21. “Tersangka terancam hukuman dua tahun penjara,” ujarnya.  (gillang)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp