DaerahKota CilegonPolitik
Trending

Seluruh Pimpinan DPRD Cilegon Berasal dari Satu Dapil, Pengamat : Faktor Kebetulan, Bukan Bisik-bisik Tetangga

CILEGON, BANTEN RAYA – Bergabungnya Isro Miraj sebagai Ketua DPRD Kota Cilegon dan Hasbi Sidik sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon menggenapkan unsur pimpinan dewan mendampingi Nurotul Uyun sebagai Wakil Ketua Dewan menjadi 3 orang.

Diketahui, ketiganya merupakan wakil rakyat yang bersaing dan menjadi anggota DPRD Kota Cilegon dari daerah pemilihan (Dapil) yang sama yaitu Dapil II meliputi Kecamatan Citangkil dan Ciwandan.

Menurut Pengamat Politik yang juga Presidium Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDi) Provinsi Banten Syaeful Bahri, terpilihnya tiga dewan dari dapil yang sama menjadi unsur pimpinan adalah hal kebetulan saja. Sebab, secara parameter, ketiganya merupakan anggota legislatif yang syarat pengalaman dengan skor atau nilai yang signifikan tinggi.

“Pimpinan itu utusan partai, bukan karena dipilih rakyat, kalau terpilih rakyat itu menjadi anggota dewannya.  Ketika partai melakukan tracing atau analisa siapa yang tepat punya kualitas dan kapasitas, di situ kebetulan (terpilih) di dapil Citangkil Ciwandan. Itu bukan bisik-bisik tetangga (lobi-red) semata, ada skoring yang dilakukan berdasarkan penilaian internal partai, ” katanya kepada Banten Raya,  Selasa (23/3/2021).

Ipul panggilan akrab Syaeful Bahri menambahkan, Isro merupakan sosok dengan nilai tinggi, baik dari perolehan suara, dipandang loyal dan cakap dalam menjalankan fungsi dan artikulasi kepentingan Partai Golkar.

“Isro punya skoring tertinggi, suara terbanyak kedua dan loyal menjalankan fungsi serta artikulasi kepentingan Partai Golkar dalam legislatif,” imbuhnya.

Untuk Hasbi, papar Ipul, jika perbandingan di internal Partai Gerindra, yang bersangkutan relatif punya peran. Bagaimana Gerinda langsung punya 4 kursi saat dirinya menjadi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kota Cilegon.

“Itu prestasi, dan kapasitas diri. Tentu tidak bisa dipungkiri jika sosok Hasbi merupakan suksesor Gerindra dengan 4 kursi,” imbuhnya

Hal itu juga berlaku bagi Uyun, lanjut Ipul, PKS relatif selalu memiliki perwakilan gender, yang bersangkutan juga sudah dua periode menjabat sebagai wakil rakyat. Lalu jika dipasangkan dengan lainnya tetap uyun yang mendapat suara signifikan.

“Secara finansial saja di PKS tidak cukup,  partai ini kaderisasi dan idealisme terjaga. Ada dua gender dan Uyun layak,” pungkasnya.  (uri)

Baca juga

SK Gubernur Turun, Kamis Besok Kota Cilegon Punya Ketua DPRD Baru

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp