DaerahKota Cilegon
Trending

Seratusan Mobil Plat Merah Pemkot Cilegon Diperiksa, Kondisi Bodinya Banyak yang Bapuk

CILEGON, BANTEN RAYA – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Cilegon melakukan cek fisik kendaraan dinas (randis) yang ada di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon. Dari ratusan kendaraan yang telah dicek fisik, banyak ditemukan randis yang bodinya lecet-lecet.

Informasi yang diperoleh, kemarin memeriksa randis milik delapan OPD, yaitu Setwan (Sekretariat DPRD Kota Cilegon), Bappeda (Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah), DinkopUMK (Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil), Inspektorat, Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil), BKPP (Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan), DPAD (Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah) dan Sekretariat Korpri.

Kepala BPKAD Kota Cilegon Maman Mauludin melalui Kepala Bidang (Kabid) Aset Raden Firman mengatakan, pemeriksaan fisik kendaraan dinas dilakukan sebagai langkah pengamanan aset kendaraan yang dimiliki Pemkot Cilegon. Kegiatan tersebut, dilakukan secara berkala di setiap tahun. 

“Hari ini (kemarin -red), sudah ada 120 kendaraan yang dicek fisik,” kata Firman ditemui di Halaman Kantor BPKAD Kota Cilegon, Rabu (17/3/2021).

Ia menuturkan, semua organisasi perangkat daerah (OPD) akan menerima giliran pemeriksaan cek fisik kendaraan. Pemeriksaan fisik dilakukan mulai Rabu (17/3/2021) hingga Jumat (3/4/2021). 

“Hari pertama ada delapan OPD yang kendaraan dinasnya dicek fisik,” ungkapnya.

Cek fisik kendaraan, kata Firman, dilakukan menyasar bodi kendaraan, kondisi mesin, hingga surat-surat kendaraan. Dari hasil temuan di hari pertama, sebagian besar temuannya kondisi bodi yang lecet. 

“Kalau kendaraannya tidak dihadirkan sesuai jadwal yang telah diatur, maka akan menjadi catatan BPKAD untuk diteruskan ke Inspektorat Kota Cilegon untuk melakukan pemeriksaan khusus dari Tim Inspektorat,” jelasnya.

Firman menjelaskan, jika dari hasil cek fisik kendaraan masih layak digunakan, maka disarankan untuk tetap digunakan. Namun, jika hasil cek fisik kendaraan ditemukan kondisi kendaraan yang tidak layak jalan, maka direkomendasikan ke OPD terkait mengajukan untuk penghapusan aset melalui sistem lelang. 

“Kalau yang masih bagus ya tentu digunakan sebagaimana mestinya. Kalau yang sudah tidak layak, nanti kita berikan rekomendasi ke OPD untuk dilelang, dan OPD mengajukan peremajaan kendaraan dinas,” terangnya.

Diungkapkan Firman, semua kendaraan dinas yang tercatat sebagai aset Pemkot Cilegon wajib mengikuti cek fisik kendaraan. Data yang ada di Pemkot Cilegon, jumlah kendaraan dinas saat ini mencapai 1.924 unit, terdiri dari 1.178 unit roda dua, 100 unit roda tiga dan 647 unit roda empat. 

“Semua kendaraan dinas, baik kendaraan dinas jabatan, kendaraan dinas operasional, kendaraan dinas kepala daerah maupun kendaraan khusus, seperti ambulans, mobil pemadam kebakaran, semua dicek fisik,” urainya. (gillang)

Related Articles

Back to top button