Kota Cilegon
Trending

Sidak ke Kantor Damkar, Walikota Cilegon Kaget dan Tak Menyangka Menemukan Hal Ini

CILEGON, BANTEN RAYA- Walikota Cilegon Helldy Agustian melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) atau Damkar Kota Cilegon, Selasa (18/5/2021) pagi sekitar pukul 09.30 WIB. Saat berkunjung ke gedung yang berada di Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang itu, orang nomor satu di Kota Cilegon tersebut kaget. Pasalnya, kondisi gedung banyak yang rusak. 

Helldy meminta fasilitas gedung diperbaiki. Atap gedung ada yang jebol dan pendingin ruangan masih kurang. “Gedung banyak yang bocor. Kami minta untuk segera mengajukan perbaikan gedung,” katanya.

Helldy juga heran ketika mengecek peralatan pemadam kebakaran masih banyak yang kurang. Khususnya, untuk water suplai atau tangki air yang digunakan mendukung proses pemadaman dinilai masih kurang. “Tangki air yang digunakan untuk menyuplai air masih kurang, sehingga kami minta untuk mengajukan penganggaran, penambahan dua unit lagi, kami juga siap mendukung,” ucapnya. 

Mantan Manajer Tunas Toyota Cilegon ini juga menyinggung tidak adanya peralatan pemadam kebakaran untuk gedung bertingkat. Padahal, di Kota Cilegon sudah mulai banyak gedung bertingkat. “Peralatan pemadam kebakaran untuk gedung bertingkat juga belum ada, kalau bisa diajukan, tetapi proses pengadaaanya juga harus sesuai dan tidak mudah untuk pengadaaanya, karena kendaraanya memunyai spesifikasi khusus,” terangnya. 

Di tempat yang sama, Kepala DPKP Kota Cilegon Nikmatullah mengatakan, terkait kerusakan gedung sudah diajukan anggaran, namun belum disetujui. Begitu juga untuk pengadaan kendaraan pemadam kebakaran di gedung bertingkat, yang anggarannya diperkirakan mencapai Rp 22 miliar dan proses pengadaaannya tidak mudah. 

“Kalau untuk pemadam kebakaran di gedung bertingkat kalaupun anggarannya tersedia, pengadaannya cukup sulit. Kemungkinan kami baru akan mengajukan untuk pengadaan water suplai atau tangki air dulu,” ujarnya. 

Nikmat menambahkan, jumlah personel pemadam kebakaran saat ini ada 65 orang. Sementara, kendaraan pemadam kebakaran 9 unit, water suplai 1 unit dan Transformers 1 unit. “Kami akan ajukan water suplaj dulu, sekitar 2 sampai 4 unit, karena itu mendesak,” akunya. (gillang)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp