DaerahKota Cilegon
Trending

Soal Kenaikan TPP Pegawai Setda Cilegon, DPRD : Kenapa Enggak Semua yang Berprestasi Ikut Naik

CILEGON, BANTEN RAYA – Kegaduhan di kalangan aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Cilegon terkait kenaikan tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) pegawai di lingkup Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cilegon dan Inspektorat mendapatkan tanggapan dari Komisi I DPRD Kota Cilegon. 

Anggota Komisi I DPRD Kota Cilegon Aam Amrulloh mengaku, akan memanggil pejabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon untuk memberikan klarifikasi.

Anggota Fraksi PKS ini mempertanyakan dasar hukum dan alasan penentuan kenaikan TPP, yang tidak merata di semua OPD, kecamatan dan kelurahan. Tapi, hanya di Lingkup Setda Cilegon. 

“Akan dibahas di internal Komisi satu, dan akan meminta klarifikasi sekda, dasar hukumnya apa, pertimbanganya apa, dan yang lainnya. Kenapa juga tidak semua yang dinilai berprestasi atau kinerjanya bagus naik,” katanya, Selasa (26/1/2021).

Aam menjelaskan, dirinya sudah bertemu dengan Walikota Cilegon Edi Ariadi dan informasinya belum disetujui oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). 

“Kalau saya belum lihat edarannya dan sempat bertemu dengan walikota, informasinya belum disetujui Kemendagri,” paparnya. 

Hal senada disampaikan Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Cilegon dari Fraksi Demokrat Rahmatulloh.

Kendati sudah dimasukkan dalam anggaran dan disetujui DPRD Kota Cilegon, namun mekanismenya harus sesuai dengan aturan atau dasar hukum. Sebab, kata dia, jika belum jelas, penambahan TPP itu tidak boleh dicairkan.

“Sebelumnya sudah pernah dibahas bersama dan itu usulan. Poinnya harus sesuai aturan. Jika tidak, maka tidak boleh dicairkan dulu penambahannya. Kalau memang tidak sesuai, maka bisa jadi silpa (sisa lebih penggunaan anggaran) dan dikembalikan ke kas daerah,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah Kepala OPD menggerutu lantaran adanya rencana kenaikan TPP terhadap pejabat dan pegawai di Setda dan Inspektorat.

Berdasarkan informasi yang diterima wartawan, besaran rencana kenaikan TPP pejabat dan pegawai di Lingkup Setda Kota Cilegon besarannya bervariasi. 

Untuk Eselon II seperti Asisten Daerah (Asda) I, II dan III yang sebelumnya pada 2020 sebesar Rp32.000.000 per bulan menjadi Rp38.000.000 per bulan. Kemudian, Kepala Bagian (Kabag) yang semula Rp14.000.000 menjadi Rp16.000.000, Kepala Sub Bagian (Kasubag) yang semula Rp8.000.000 menjadi Rp11.000.000.

Sementara untuk staf Golongan IV yang semula Rp4.375.000 menjadi Rp5.500.000, Golongan III semula Rp3.750.000 menjadi Rp5.000.000, dan Golongan II semula Rp3.125.000 menjadi Rp4.000.000. (uri)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp