Kota Cilegon
Trending

Ternyata, Ada 5.000 Ton Limbah Besi Milik Suku Kamoro Papua di Pelindo II Banten

CILEGON, BANTEN RAYA – Pengadilan Negeri (PN) Kelas I Serang mengeksekusi limbah besi milik warga suku Kamoro 5 Dasar Kampung (Daskam) Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua di Pelabuhan Pelindo II Banten, Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan, Rabu (9/6/2021).

Kuasa Hukum warga 5 Daskam Gimono Ias menjelaskan, berdasarkan putusan perdata Nomor 31/Pdt.G/2017/PN Cibinong, pihaknya bersama PN Kelas I Serang mengeksekusi limbah besi milik warga 5 Daksam Papua.

Menurutnya, pada 2004 limbah PT Freeport Indonesia diberikan kepada warga 5 Daskam untuk pemulihan lingkungan. Akan tetapi, pada praktiknya diselewengkan oknum dari Papua berinisal YIK dan dijual kepada pengusaha Kota Cilegon yakni MW.

“Ya kami melakukan eksekusi bersama PN Kelas I Serang berdasarkan putusan PN Cibinong. Scrap (limbah-red) besi ini kembali menjadi milik warga 5 Daskam Papua. Ini ada manifes PT Freeport Indonesia sebanyak 5.000 ton,” katanya saat mengeksekusi.

Gimono menambahkan, atas kembalinya besi milik suku Kamoro tersebut merupakan anugerah. Sebab, secara ekonomi dan sosial sebenarnya kondisi warga 5 Daskam sangat memprihatinkan.

“Saya melihat langsung kondisi dampak lingkungan penambangan emas, suku Kamoro atau warga 5 Daskam yang tanah ulayatnya menjadi lokasi tambang pindah dan sekarang kondisinya memprihatinkan,” imbuhnya. (uri)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp