DaerahKota Cilegon
Trending

Tiga Aliran Silat Bersatu, Jagat Pendekar di Cilegon Memanas, Ada Apa?

CILEGON, BANTEN RAYA – Sejumlah peguron silat di lima kecamatan di Kota Cilegon meminta penundaan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Cilegon. Sebab, penyelenggaraan Musda dinilai tidak terbuka dan digelar menjelang pelantikan walikota berpotensi mengakibatkan gangguan kondusivitas.

Permintaan itu keluar dari tiga aliran silat yaitu Terumbu Banten, Bandrong dan Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (TTKKDH).

Wakil Ketua DPD Terumbu Banten Kota Cilegon sekaligus Pendiri Padepokan Terumbu Taklim Sapu Jagat Kecamatan Citangkil Ahmad Farid Jagat menjelaskan, tidak adanya keterbukaan soal kepesertaan dan pesyaratan calon ketua menjadi sebab harus ditundanya Musda yang diperkirakan dilakukan pada pertengahan Februari. Hal tersebut diharapkan bisa diubah dan direvisi.

“Pada 1 Februari akan dibuka untuk pendaftaran calon ketua, dimana sekian persen harus mendapatkan dukungan padepokan yang tercatat dalam anak cabang IPSI. Namun, secara data masih banyak padepokan yang tidak dimasukan dan itu harus direvisi,” katanya kepada Banten Raya di lokasi latihan gabungan (latgab) Alun-alun Cilegon, Minggu (31/1/2021).

Sementara itu, Perwakilan Padepokan Cakra Darma aliran TTKKDH Habibullah menjelaskan, mengenai pemilihan ketua IPSI dimana mekanisme atau aturan memilih dari padepokan-padeponan, maka harus ada tim pengawas yang mencatatat dan memastikan jika padepokan benar-benar ada. Bukan hanya sekedar nama saja.

“Silakan survei ada atau tidak, mungkin itu hanya nama saja. Jangan-jangan yang sudah tercatat dalam IPSi juga fiktif semua padepokannya,” imbuhnya.

Sementara itu, Pengurus DPC Bandrong Kecamatan Purwakarta yang juga pendiri Peguron Tegal Papak Rahmatullah atau dikenal Rahmat AS mengungkapkan, meminta kepada IPSI Provinsi Banten bisa melakukan penundaan.

“IPSI ini melibatkan semua peguron dan lapisan pendekar, sehingga untuk kondusifitas menjelang pelantikan Walikota sebaiknya dilakukan penundaan. IPSI provinsi membawahi agar untuk pemilihan ketua umum Kota Cilegon ditunda dulu,” pungkasnya. 

Sementara Ketua Umum IPSI Kota Cilegon Muharman Koto belum memberikan jawaban saat wartawan mencoba mengonfirmasinya. (uri)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp