DaerahKota Cilegon
Trending

Tumben, Razia di JLS Satpol PP Cilegon Tak Satupun Temukan Miras dan Wanita Malam

CILEGON, BANTEN RAYA- Petugas Dinas Satuan Polisi dan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon kembali menggelar razia terhadap pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon, Sabtu (24/4/2021) dini hari. Namun untuk kali ini, petugas tidak menemukan adanya minuman keras (miras) ataupun wanita malam yang biasanya ditemukan di sana. 

Kepala Bidang (Kabid) Penegakkan Perda pada Dinas Satpol PP Kota Cilegon Sofan Maksudi mengatakan, kegiatan peningkatan ketentraman dan ketertiban umum terus dilakukan di bulan Ramadan. Salah satu perhatiannya adalah penyalahgunaan tempat berjualan oleh beberapa PKL untuk berjualan miras. 

“Kami terus melakukan kegiatan penindakkan pelanggaran Perda 5 tahun 2003 tentang Ketertiban Keindahan dan Kebersihan, Perda 6 tahun 2003 tentang Pengendalian PKL. Kemudian Perda 5 tahun 2001 tentang Pelanggaran Kesusilaan, Miras, Perjudian dan Penyalahgunaan Narkotika. JLS masih menjadi perhatian kami,” kata Sofan kepada Banten Raya, Minggu (25/4/2021).

Ia menuturkan, saat razia akhir pekan lalu, pihaknya tidak menemukan miras maupun wanita penghibur di JLS Cilegon. Ia menduga, tidak adanya miras maupun wanita pengibur yang ditemukan lantaran sepekan sebelumya, pihaknya juga melakukan kegiata serupa.

“Mungkin karena sudah sering kita razia jadi kita tidak menemukan lagi miras pada akhir pekan ini. Tetapi, kita akan terus melakukan pengawasan,” katanya. 

Sofan menjelaskan, sepekan sebelumnya pihaknya telah menyita puluhan botol miras dari tempat yang sama. “Beberapa PKL di JLS juga akan diberikan surat peringatan kedua jika kembali ditemukan miras. Sasaran kita sekitar 17 PKL,” terangnya. 

Baca juga

Astagfirullah, Pedagang di JLS Masih Nekat Jual Miras saat Bulan Ramadan

Kata Sofan, pihaknya juga akan menertibkan PKL di JLS yang sengaja menutupi lapak jualannya dengan tirai bambu. Ia menduga, tirai bambu dipasang oleh para PKL untuk menutupi aktivitas penjualan miras. Sementara, untuk pengawasan wanita malam di JLS, pihaknya juga telah meminta Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon untuk turut melakukan pembinaan. 

“Pembinaan PKL itu adanya di Disperindag (Dinas Perindustrian dan Perdagangan) dan kalau wanita malam ada di Dinsos. Kami terus berkoordinasi dengan OPD tersebut, agar sama-sama menjaga ketentraman dan ketertiban kota,” tuturnya. (gillang) 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp