DaerahKesehatanKota Cilegon

Waduh! Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Cilegon dan Trans Hotel Penuh

CILEGON, BANTEN RAYA – Terus bertambahnya kasus positif korona di Kota Cilegon membuat ruang isolasi Covid-19 penuh. Membludaknya pasien positif Covid-19 terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilegon dan Tempat Isolasi Bersama Trans Hotel, Sabtu (26/12/2020). 

Pelaksana tugas (Plt) Direktur RSUD Cilegon Meisuri mengatakan, ruang Instalasi Gawat  Darurat (IGD) RSUD Cilegon ditutup dari Sabtu hingga Minggu (26-27/12/2020). “Penutupan IGD RSUD Cilegon dari Sabtu pukul 12.00 WIB sampai Minggu pukul 14.00 WIB,” kata perempuan yang biasa disapa Dokter Mei ini.

Ia mengatakan, penutupan IGD RSUD Cilegon lantaran di sana terdapat lima pasien positif Covid-19. Lima pasien tidak tertampung di ruang isolasi. “Sementara rumah sakit rujukan seperti RSUD Banten  juga full bed. Kami akan menguraikan dan menyeterilkan IGD dulu,” katanya. 

Selain 5 pasien positif Covid-19, kata Mei, di IGD RSUD Cilegon juga ada 4 pasien suspek Covid-19. “IGD RSUD Cilegon sebenarnya bukan untuk pasien Covid-19, tetapi kita menerima pasien dan setelah dites swab terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga saat ini masih di IGD,” terangnya.

Mei berharap, pasien positif Covid-19 di IGD RSUD Cilegon bisa segera mendapatkan tempat di rumah sakit rujukan Covid-19 lainnya. “Setelah itu, ruangan akan kita sterilkan,” harapnya.

Sementara itu, Penanggungjawab Wisma Isolasi Bersama Trans Hotel Gunawan mengatakan, saat ini semua kamar isolasi di Trans Hotel penuh. Saat ini, ada 48 orang yang menjalani isolasi. “22 laki-laki dan 26 perempuan,” paparnya.

Ia menjelaskan, penuhnya ruang isolasi lantaran setiap hari ada yang masuk, bahkan pada Jumat (25/12/2020), tidak ada orang yang keluar. “Penambahanya cukup banyak, sementara kemarin Jumat tidak ada yang keluar karena belum sembuh, jadi penuh,” katanya. 

Lebih lanjut, kata Gunawan, jika ada orang yang positif korona dengan kategori orang tanpa gejala (OTG) akan diupayakan dirujuk ke tempat isolasi lain seperti Wisma Atlet Jakarta. “Untuk yang belum bisa masuk wisma diimbau untuk isolasi mandiri di rumah, dipantau oleh Puskesmas setempat bersama lintas sektornya mulai RT-RW, lurah dan camat. Jika memang di rumah tidak memungkinkan akan disarankan isolasi ke wisma atlet dengan koordinasi pusat layanan kesehatan PSC 119 Kota Cilegon,” ujarnya.

Ia mengimbau, masyarakat Cilegon untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. “Kita berharap agar masyarakat juga patuh prokes (protokol kesehatan) agar kasus positif korona bisa ditekan,” harapnya. (gillang)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp