DaerahKota Cilegon
Trending

Waduh! Tarif Parkir di Pasar Kranggot Rp10.000, Pedagang dan Pembeli Mengeluh

CILEGON, BANTEN RAYA – Pedagang dan pembeli di Pasar Baru Kranggot, Kota Cilegon mengeluhkan mahalnya tarif parkir di fasilitas tersebut. Biaya yang harus ditebus mencapai Rp10.000 untuk sekali parkir.

Salah seorang pedagang Pasar Baru Kranggot yang tidak ingin disebutkan namanya menjelaskan, untuk sekali masuk ke area parkir pasar saat bongkar muat barang harus membayar Rp10.000 rupiah. Harga tersebut dinilainya sangat mahal.

“Sekali bongkar muat itu tiketnya bayar Rp10.000 Itu mahal sekali,” katanya kepada wartawan, Rabu (17/3/2021).

Pria itu menjelaskan, tarif tersebut juga berlaku ketika para pedagang melakukan bongkar muat di dalam pasar di luar area parkir. Bahkan yang membuat heran ada juga oknum yang bukan instansi resmi melakukan pungutan.

“Ada juga dibantu sama orang bukan dinas. Kalau kami bongkar tidak dalam area parkir,” imbuhnya.

Di sisi lain, tarif Rp10.000 tersebut juga berlaku untuk mobil pembeli atau konsumen Pasar Kranggot. Padahal jenis mobilnya merupakan mobil kecil atau keluarga.

“Kok lebih murah di Mal ya parkirnya, paling per jam 3 sampai Rp4.000. Kalau di sini sudah tiket manual, mahal pula,” paparnya.

Informasi yang dihimpun, berdasarkan penampakan foto tiket parkir Pasar Kranggot yang diterima Banten Raya, karcis itu tertulis dikeluarkan UPT Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon. Di sisi bagian kanan atas tertulis PT Mahili Bangun Permada dan tertulis untuk tarif pick up senilai Rp10.000.

Sementara itu diketahui, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Cilegon Nomor 1 Tahun 2012 tentang Retribusi di bidang perparkiran telah ditentukan tarif di tempat khusus parkir untuk jenis pikap hanya Rp2.500 saja, truk sedang Rp6.500, truk besar Rp7.500 dan truk gandengan Rp8.500. (uri)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp