DaerahKota CilegonNasional
Trending

Waduuhhh! Akibat Truk ODOL, Negara Rugi Rp43 Triliun

CILEGON, BANTEN RAYA- Pemerintah Republik Indonesia mengalokasikan anggaran sekitar Rp43 triliun per tahun untuk perbaikan jalan. Di mana, jalan rusak tersebut salah satunya disebabkan oleh kendaraan yang over dimension dan over (ODOL). 

Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI Budi Setiyadi mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), bahwa setiap tahunnya Kementerian PUPR mengalokasikan anggaran sekitar Rp43 triliun untuk penanganan jalan rusak. 

“Truk ODOL ini menjadi salah satu penyebab jalan rusak,” kata Budi dalam Kunjungan Kerja ke Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VIII Banten, Senin (15/3/2021). 

Dikatakan Budi, kerusakan jalan akibat truk overload atau kelebihan muatan paling banyak di terjadi di Pulau Jawa. Selain itu juga diikuti oleh wilayah Sumatera, dan Kalimantan. “Untuk daerah lain tidak banyak truk ODOL. Seperti di Bangka Belitung, jarang sekali truk ODOL, jalannya bagus-bagus, mulus,” katanya. 

Menurut Budi, penindakan truk ODOL sebagai upaya menekan kerugian negara akibat jalan rusak yang disebabkan truk ODOL. Truk ODOL sendiri melanggar pasal 277 Undang-undang 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ). “Untuk saat ini, se-Indonesia sudah ada sekitar 700 unit kendaraan ODOL yang ditindak,” terangnya. 

Selain mengakibatkan jalan rusak, kata Budi, truk ODOL juga mengakibatkan kerugian bagi pengusaha kapal. Di mana, akibat truk ODOL kapal yang seharusnya berkapasitas 100 kendaraan bisa jadi hanya diisi 70 kendaraan. 

“Kalau banyak truk ODOL masuk ke kapal, dan kapal diisi kendaraan penuh tentu bisa membahayakan kapal, karena ada batas muatan tertentu,” jelasnya. 

Budi menambahkan, permasalahan truk ODOL sendiri ada akibat dari tiga pihak yang berkaitan, baik pengusaha truk, karoseri, maupun dealer. Saat ini, masih ada dealer kendaraan yang menawarkan truk ODOL. Selain itu, pengusaha angkutan barang juga ada yang memesan ke karoseri atau custom dengan pesanan ODOL, agar bisa memuat barang lebih banyak. 

“Tiga pihak saling berkaitan dalam permasalahan truk ODOL, baik pengusaha truk, karoseri maupun dealer kendaraan,” imbuhnya. (gillang)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp