DaerahKota CilegonWisata & Kuliner
Trending

Waras Farm Cikerai, Agro Wisata Menarik Buat Keluarga

Oleh : M Tohir (2-2)

CILEGON, BANTEN RAYA- Waras Farm yang berada di Jalan Lebakkayang, tepatnya di Kampung Perigi, Kelurahan Cikerai, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, merupakan tempat wisata yang menarik untuk keluarga. Sebab di sini keluarga bisa belajar mengenai tanaman dan juga hewan. 

Tanaman yang ditanam di sini yaitu durian, mangga, pepaya, klengkeng, aneka jeruk (jeruk wedang, jeruk nipis, jeruk bali), srikaya, sirsak, buah naga, albasiah, sawo kecik, palem, jambu, dan lain-lain. 

Selain sebagai kebun pembibitan dan produksi buah, Waras Farm juga dijadikan tujuan agrowisata karena di Waras Farm ada kebun pepaya california, kebun buah naga, kebun jeruk, dan lain sebagainya. 

Waras Farm dirintis sejak tahun 2005. Ada banyak tanaman yang dikembangbiakkan di sini mulai dari tanaman keras, tanaman pelindung, dan tanaman bunga. Tanaman-tanaman ini juga dijuan kepada pengunjung. 

Pengunjung bisa berfoto bersama satwa-satwa yang ada di Waras Farm.

Bibit tanaman yang dikembangkan banyak dibeli oleh intansi BUMN seperti Krakatau Stell, Pemerintah Kota Cilegon, Pemerintah Kota Serang, perusahaan asuransi, dan pribadi yang digunakan untuk penghijauan lahan dan jalan raya. 

Tanaman bunga yang dijual ada yang seharga Rp10.000 dan juga ratusan ribu bergantung bagus dan tidaknya bunga. Harga tanaman juga bervariasi ada yang Rp50.000 sampai jutaan rupiah. Semua bergantung pada jenis dan keindahan tanamannya. Bibit pohon jambu pasti akan lebih murah dibandingkan dengan pohon kurma. 

Adapun hewan-hewan yang bisa ditemui di Waras Farm yaitu ayam polandia dari Belanda, ayam mutiara dari Afrika, kelinci, kucing angora, ular, dan kuda. Khusus untuk ular dan kuda hanya ada setiap akhir pekan pada hari Sabtu dan Minggu. Selain itu disediakan juga play ground untuk anak-anak seperti ayunan dan perosotan. 

Pengunjung yang ingin melihat-lihat hewan dan tanaman aneka bunga ini akan dikenakan biaya sebesar Rp5.000. Namun bila ingin berfoto bersama dengan ular anak dikenai biaya tambahan Rp15.000 sepuasnya. Yang ingin naik kuda dikenai biaya Rp25.000 untuk satu kali jalan. 

Waras Farm pada hari normal buka mulai pukul 07.30 WIB. Sementara pada bulan Ramadan seperti sekarang buka mulai pukul 16.00 WIB. 

Nama Waras Farm diambil dari akronim suami istri pemilik tempat ini yaitu Wawu dan Rasmidi. Namun Waras Farm juga bermakna perkebunan/ tanaman sehat. Waras berasal dari bahasa Jawa yang bermakna sehat. Farm berasal dari bahasa Inggris yang artinya perkebunan. Ini bermakna bahwa di sini tanaman, kuliner, wisata yang ada sehat. 

Waras farm
Pengunjung bisa berfoto bersama satwa-satwa yang ada di Waras Farm.

Menurut Wawu, awalnya ia yang suka berkebun hanya menanam tanaman dan bunga untuk hobi. Namun lama kelamaan tanaman dan bunga-bunga miliknya semakin bertambah banyak dan akhirnya berinisiatif dijual. Tak disangka respons pembeli ternyata tinggi. Setelah itu ia berpikir membuat tempat makan.

Pengalaman bertahun-tahun di bidang catering membuatnya mudah mengelola rumah makan. Setelah itu ia mengembangkan Waras Farm dengan ide-ide yang muncul dalam kepala. Ke depan ia berencana membuat kolam renang. 

“Penataanya enggak pake perencanaan arsitek segala. Cuma kalau pengen ngebangun ya langsung bangun,” katanya. (*)

Baca juga

Menyambangi Curug Rame, Air Terjun Unik di Hamparan Persawahan

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp