Kota Cilegon
Trending

Warga Surabaya Telantar di Cilegon, Kondisinya Lemah dan Sakit, Belum ada Keluarga yang Bisa Dihubungi

CILEGON, BANTEN RAYA – Abdulloh Munir (51), warga Kelurahan Kedung Baruk, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya, ditemukan telantar di Stasiun Krenceng, Kota Cilegon, Jumat (5/3/2021) pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Pria tersebut, saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilegon. 

Informasi yang didapatkan Banten Raya, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon menerima laporan dari Stasiun Krenceng, adanya seorang warga yang tergeletak karena sakit pada Kamis (4/3/2021) sekitar pukul 23.00 WIB.

Jumat (5/3/2021) pagi sekitar pukul 09.00 WIB menjemput seseorang yang bernama Abdulloh Munir di Stasiun Krenceng. Saat dijemput tim dari Dinsos Kota Cilegon dan Puskesmas Citangkil, pria itu tak banyak bicara. 

Abdulloh Munir mengaku mengalami sakit pada bagian lambung dan kondisinya sangat lemas, bahkan sampai tidak kuat berdiri. Kemudian, tim dari Dinsos Cilegon dan Puskesmas Citangkil membawa Abdulloh Munir ke RSUD Cilegon. 

Kepala Dinsos Kota Cilegon Achmad Jubaedi mengatakan, setelah menerima laporan malam hari, pihaknya pada Jumat (5/3/2021) pagi berkoordinasi dengan Puskesmas Citangkil untuk mengevakuasi Abdulloh Munir. Pria itu, merupakan warga Kota Surabaya berusia 51 tahun. “Petugas Dinsos juga menemukan KTP (Kartu Tanda Penduduk), bahwa yang bersangkutan warga Kelurahan Kedung Baruk, Kecamatan Rungkut, Surabaya,” kata Jubaedi. 

Jubaedi menjelaskan, Abdulloh Munir tidak memunyai kerabat di Cilegon. Saat ini, masih dilakukan perawatan di RSUD Cilegon. “Kami juga sudah koordinasi dengan Dinsos Surabaya, saat ini masih melakukan pengecekan data. Kami punya jaringan untuk penanganan orang telantar antar daerah,” ungkapnya. 

Jubaedi mengatakan, meski bukan warga Kota Cilegon, pihaknya tetap memberikan pelayanan sebaik mungkin. “Kami layani dengan tim dari Dinsos Cilegon. Kami siap melayani sebaik mungkin,” katanya. 

Kepala Seksi Pengaduan Masalah Sosial pada Dinso Cilegon Yuadhita Brotorini mengatakan, saat ini kondisi Abdulloh Munir masih dirawat di RSUD Cilegon.

Hingga siang ini, belum ada pihak keluarga yang bisa dihubungi dan belum ada pihak keluarga yang mencari ke Dinsos Cilegon. “Kami masih menunggu informasi terbaru dari Dinsos Surabaya,” kata perempuan yang biasa disapa Dhita ini. 

Abdulloh Munir, kata Dhita, kondisinya sangat lemas. Saat di ambulans juga hanya bisa terbaring dan mengucapkan sepatah dua patah kata.

“Pas kita tanya, itu ngakunya orang Surabaya, baru datang dari Jakarta, mau dagang di Cilegon. Tetapi, dagangnya apa kita juga belum tahu,” katanya. (gillang)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp