DaerahHukum & KriminalKota Serang

1 Pelajar Bogor Dibacok, 33 Pelajar Diamankan

SERANG, BANTEN RAYA- Satu pelajar SMK asal Bogor dan Depok, Jawa Barat mengalami luka bacok di area punggungnya setelah terlibat tawuran dengan pelajar Kota Serang, di Stasiun Kereta Api Serang, Senin (21/12/2020). Selain korban luka, 33 pelajar asal Bogor ini diamankan anggota Polres Serang Kota.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Banten Raya, pelajar asal Bogor dan Depok tersebut tiba di Kota Serang sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka rencananya hendak ke Lampung mencari stasiun kereta api dengan tujuan ke Stasiun Merak.

Saat dalam perjalanan menuju Stasiun Serang, pelajar berseragam SMK itu bertemu dengan sekelompok pelajar asal Kota Serang yang melintas menggunakan sepeda motor dan sempat mengacungkan jari tengah kepada pelajar asal Bogor tersebut. Setibanya di Stasiun Serang sekitar jam 11.00, sambil menunggu jadwal KA, pelajar itu kemudian berkumpul di warung kopi. 

Tidak lama berselang, puluhan pelajar asal Kota Serang yang dilengkapi senjata tajam seperti samurai, celurit dan lainnya langsung menyerang pelajar asal Bogor tersebut. Pelajar asal Bogor yang tidak membawa persiapan hanya bisa bertahan. Pelajar asal Kota Serang berhasil melukai satu pelajar asal Bogor menggunakan celurit.

Mengetahui kejadian itu, kepolisian langsung datang membubarkan tawuran dan berhasil mengamankan 33 pelajar asal Bogor dan Depok. Namun pelajar yang membawa senjata tajam justru berhasil melarikan diri.

Kasat Reskrim Polres Serang Kota AKP Indra Feradinata mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap puluhan pelajar asal Bogor dan Depok. Dari keterangan yang diperoleh para pelajar itu hendak liburan ke Lampung.

“Masih kita periksa, mereka di stasiun mau ke Merak tujuannya mau ke Lampung. Memang di lokasi kita tidak temukan senjata tajam,” katanya kepada Banten Raya di Mapolres Serang Kota.

Menurut Indra, satu pelajar asal Bogor yang terluka saat ini dalam perawatan di Rumah Sakit Kencana Kota Serang. Pelajar itu mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian punggungnya.

“Kondisinya sudah membaik. Anggota juga masih di lapangan mencari pelajar yang menyerang korban, dan kita juga sedang mengecek CCTV untuk memastikan apakah pelajar ini (asal Bogor) membawa sajam atau tidak, karena dari mereka kita tidak temukan senjata tajam,” ujarnya.

Sementara itu, pelajar SMK YKTB Bogor YZ mengaku tidak ada niatan untuk melakukan aksi tawuran di Kota Serang. Dirinya bersama teman-temannya hendak menuju ke Lampung menyusul pelajar lain yang sudah di berada di sana.

“Enggak tahu, tiba-tiba diserang. Kita mau ke Merak terus nyebrang ke Lampung. Mau liburan, kalau yang lain sudah di sana,” katanya. (darjat/rahmat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp
%d blogger menyukai ini: