Kota Serang
Trending

12 Narapidana Positif Covid, Rutan Serang “Guyur” Sel Tahanan dengan Disinfektan

SERANG, BANTEN RAYA- Setelah adanya 12 narapidana (napi) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Serang terkonfirmasi sebagai orang tanpa gejala (OTG) virus korona atau Covid-19, petugas secara rutin melakukan penyemprotan disinfektan guna mencegah penyebaran virus makin meluas.

Kasubsi Yantah Rutan Kelas IIB Serang Kahfi mengatakan, penyemprotan disinfektan yang dimulai dari area depan, hingga kedalam rutan dan area perkantoran itu bertujuan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Jadi, penyemprotan disinfektan ini merupakan langkah untuk pencegahan Covid-19, di area perkantoran dan juga di dalam blok hunian. Kegiatan ini kami lakukan rutin selama 2 minggu sekali,” katanya kepada awak media, Sabtu (20/2).

Kahfi menjelaskan, selain penyemprotan disinfektan, langkah lain untuk pencegahan Covid-19 di Rutan Kelas IIB Serang yaitu screening suhu badan, dan pemberian vitamin secara rutin. “Kita juga tidak lupa untuk selalu mengingatkan mereka agar membiasakan diri selalu mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Rutan Kelas IIA Serang Aliandra Harahap mengatakan, ada sekitar 12 napi tahanan pendamping itu diketahui reaktif Covid-19, setelah pihaknya melakukan rapid antigen terhadap warga binaan, maupun petugas rutan.

“Rapid antigen kita sudah, kita ada ruang di kamar mereka, dan kita ada ruang isolasinya. Ke-12 orang ini stabil, ya OTG,” katanya.

Menurut Aliandra, saat ini Rutan telah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang untuk melakukan penyaringan Covid-19. “Kita koordinasi dengan Dinkes, kita belum tau dari mana. Memang ke 12 tahanan ini tamping dan untuk kepastianya dari mana. Kita akan melakukan screening, dan meminta bantuan mana yang reaktif, nanti kita pisahkan,” ujarnya.

Aliandra menambahkan, sejauh ini pihaknya telah berupaya maksimal mencegah terjadinya penyebaran virus korona. Langkah yang dilakukan yaitu pembatasan kunjungan, hingga penyemprotan disinfektan.

“Kalau kita sudah ikhtiar maksimal justru kita relatif 1 tahun ini aman dibanding rutan lain kita baru ini kita sudah persiapan dalam kondisi apapun karena pegawai kita tidak WFH sebelumnya. Penyemprotan juga rutin,” tambahnya. (darjat/rahmat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp