DaerahKota Serang

30 Tahun Tak Tersentuh Pembangunan, Warga Lebak Indah Minta Drainase

SERANG, BANTEN RAYA – Warga Kompleks Lebak Indah di Kelurahan Terondol, Kecamatan Serang, Kota Serang, meminta Pemkot Serang memprioritaskan pembangunan di kompleks mereka. Pasalnya, selama 30 tahun belum ada pembangunan di kompleks tersebut.

Rohman, salah seorang Ketua RT di kompleks tersebut, mengatakan, selama 30 tahun Kompleks Lebak Indah tidak tersentuh pembangunan, baik yang menggunakan dana APBD maupun APBN. Karena itu, ia meminta agar Pemerintah Kota Serang memprioritaskan pembangunan di kompleksnya pada tahun 2021 nanti.

“Kami minta pembangunan di Lebak Indah diprioritaskan,” kata Rohman saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kelurahan (Musrenbangkel) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2022 Tingkat Kelurahan di Kelurahan Terondol, Senin (4/1/2021).

Rohman mengatakan, untuk jalan kondisi saat ini sudah baik. Yang butuh penanganan adalah masalah drainase. Sudah puluhan tahun tidak ada perawatan drainase sehingga membuat air mudah menggenang di jalan bahkan masuk ke dalam rumah warga. Apalagi, bila sudah tiba musim hujan.

“Kalau sudah hujan wajib hukumnya air menggenang di jalan dan masuk rumah warga,” katanya.

Pelaksana tugas (Plt) Lurah Terondol Mahfud mengatakan, Kompleks Lebak Indah memang akan menjadi salah satu lokasi yang diprioritaskan pembangunannya karena selama ini tidak pernah tersentuh pembangunan. Salah satu alasannya karena selama ini fasos fasum di kompleks tersebut, termasuk jalan dan drainase belum diserahkan ke Pemkota Serang.

“Selama ini Lebak Indah memang tidak pernah tersentuh pembangunan karena itu akan kami prioritaskan,” katanya seraya menambahkan sepanjang tahun 2020 Lebak Indah baru tersentuh pembangunan drainase di dua titik.  

Terkait Musrenbangkel, Mahfud menyatakan, kegiatan itu dihadiri tokoh masyarakat, tokoh pemuda (Karang Taruna), RT, dan RW di Terondol berjumlah 40 orang. Dalam kegiatan ini, para RT mengajukan pembangunan di sekitar wilayah mereka dan baru akan direalisasikan pada tahun 2022 mendatang.

Menurut Mahfud, karena keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemkot Serang, maka tidak semua usulan yang disampaikan masyarakat akan mampu direalisasikan. Karena itu, Pemerintah Kota Serang akan melihat skala prioritas dalam mengabulkan setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat.

“Pembangunan yang akan direalisasikan adalah yang benar-benar prioritas, mendesak, dan yang belum pernah tersentuh pembangunan sebelumnya,” ujarnya. (tohir)

 

 

 

 

 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp
%d blogger menyukai ini: