DaerahKota Serang

70 Persen Bidang Tanah di Kota Serang Belum Bersertifikat

SERANG, BANTEN RAYA – Diperkirakan hingga akhir tahun 2020, masih ada 70 persen bidang tanah di Kota Serang belum tersertifikasi. Hal itu terjadi karena anggaran untuk program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) terkena recofusing. 

Akibat kebijakan tersebut, tahun ini Kota Serang gagal mendapat predikat kota percontohan tersertifikasi. Hal ini diketahui pada saat acara penyerahan sertifikat tanah secara vertikal oleh Presiden Jokowi di ruang kerja walikota, Setda, Puspemkot Serang, Kota Serang, Selasa (5/1/2021).

Walikota Serang Syafrudin mengatakan, 2020 BPN Serang menargetkan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kota Serang 

dilakukan dienam kecamatan 100 persen tersertifikasi.

“Karena ada recofusing anggaran, BPN baru menyelesaikan 30 persen di seluruh enam kecamatan,” ujar Syafrudin, didampingi Penjabat Sekda Kota Serang Nanang Saefudin dan Kepala Dinkes Kota Serang M. Ikbal di ruang kerjanya.

Ia menjelaskan, sisanya 70 persen bidang tanah rencananya l akan dilanjutkan pada tahun 2021 sampai 2022.

“Sisanya 70 persen akan dilanjutkan pada tahun 2021 sampai 2022,” jelas dia. (harir)

 

 

 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp