DaerahKesehatanKota Serang
Trending

700 Napi Lapas Kelas IIB Serang Bakal Divaksin

SERANG, BANTEN RAYA- Sebanyak 700 narapidana (napi) atau warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Serang bersedia divaksinasi Covid-19 dalam mencegah penyebaran virus korona di dalam Lapas. Rencananya penyuntikan vaksinasi akan dilakukan pada Maret mendatang. 

Kepala Lapas Kelas II B Serang Heri Kusrita mengatakan, untuk mendukung program pemerintah guna memutus mata rantai penularan Covid-19, ratusan warga binaan pemasyarakatan akan siap di vaksin. “Untuk warga binaan sudah dipesan ke Dinkes Kota Serang. Ada sekitar 700 warga binaan,” katanya kepada Banten Raya, Rabu (10/2/2021).

Menurut Heri, untuk menyuntikan vaksin itu, pihaknya telah melakukan sosialisasi bersama Puskesmas setempat pada Selasa (8/2/2201). Hal itu dilakukan lantaran banyaknya napi yang khawatir akan informasi negatif pasca vaksinasi Covid-19.

“Kemarin saya ke puskesmas, untuk meminta puskesmas melakukukan sosialisasi di sini,” ujarnya.

Heri menambahkan, sejauh ini belum ada pihak Lapas maupun napi yang terpapar virus korona. Sebab pihaknya telah menerapkan aturan protokol kesehatan dan membatasi kunjungan. 

“Sudah setahun tidak menerima kunjungan keluarga. Kita lakukan prokes,” tambahnya.

Heri menjelaskan, selain WBP, petugas Lapas juga akan ikut dalam vaksinasi tersebut. Dengan harapan petugas dan napi bisa bebas dari paparan virus korona yang sudah banyak menelan korban. “Petugas itu 95 orang yang akan siap divaksin,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Banten Girang Yuheni membenarkan jika dirinya bersama dengan dokter Puskesmas Banten Girang yaitu dr Ingrid Irawati melakukan sosialisasi di Lapas Serang. “Pada sosialisasi kemarin kita menjelaskan terkait konsep dasar imunisasi dan tanya jawab terkait vaksin Covid-19,” katanya.

Menurut Yuheni, dalam pemberian vaksin ada prosedur atau SOP-nya. Ada beberapa pemeriksaan terlebih dahulu sebelum petugas maupun warga binaan Lapas Kelas IIA Serang menerima dosis vaksin Covid-19. “Pastikan diri kita dalam kondisi sehat, sebelum melakukan vaksin, dan vaksinasi ini merupakan bentuk ikhtiar kita melawan pandemi Covid-19 ini,” ujarnya. 

Terpisah, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menjelaskan, distribusi vaksin tahap kedua akan diberikan apabila proses vaksinasi tahap pertama telah selesai. Saat ini, belum semua kabupaten/kota yang menyelesaikan vaskinasi tahap pertama dengan sasaran tenaga kesehatan (nakes). Sementara itu vaksin masyarakat umum atau mandiri akan mulai didistribusikan pada Maret 2021.

“Untuk vaksin mandiri sendiri kami dapat info dari Bapak Presiden, itu akan diberikan kepada masyarakat pada awal Maret 2021,” tuturnya. (darjat/dewa/rahmat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp