DaerahKesehatanKota CilegonKota SerangKota TangerangKota TangselLebakPandeglangPemprov BantenSerangTangerang
Trending

Alhamdulillah! Banten Bebas Zona Merah Covid-19, Seluruh Daerah Ada di Zona Oranye Kecuali Kabupaten Serang yang di Zona Kuning

SERANG, BANTEN RAYA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten merilis sebaran Covid-19 di Banten per Senin (8/2/2021). Kini Banten telah terbebas dari zona oranye, bahkan satu daerah yaitu Kabupaten Serang berada zona kuning. 

Berdasarkan data yang dirilis Dinkes Banten, sehari sebelumnya dua daerah yaitu Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berada di zona merah. Sementara enam daerah lainnya berada di zona oranye. 

Saat ini, posisinya seluruh daerah di Banten berada di zona oranye kecuali Kabupaten Serang yang kini sendirian sebagai zona kuning. 

Untuk kasus konfirmasi sendiri di Banten pada periode yang sama Tercatat sebanyak 30.294. total kasus konfirmasi itu bertambah 428 dibanding hari sebelumnya. Adapun rinciannya terdiri atas 3.787 masih dirawat, 25.651 sembuh dan 856 meninggal.

Sementara untuk jumlah kasus per daerah terdiri atas Kota Tangerang dengan 5.969 sembuh, 334 masih dirawat dan 131 meninggal. Kota Tangsel 5.268 sembuh, 589 masih dirawat dan 282 meninggal. Kabupaten Tangerang 6.366 sembuh, 450 masih dirawat dan 173 meninggal. Kabupaten Lebak 701 sembuh, 963 masih dirawat dan 30 meninggal.

Kota Cilegon 3.081 sembuh, 418 masih dirawat dan 123 meninggal. Kota Serang 1.052 sembuh, 532 masih dirawat dan 44 meninggal. Kabupaten Serang 2.010 sembuh, 351 masih dirawat dan 63 meninggal. Terakhir di Kabupaten Pandeglang 1.210 sembuh, 148 masih dirawat dan 20 meninggal.

Selanjutnya, untuk pencegahan penyebaran Covid-19, Gubernur Banten Wahidin Halim menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro di wilayah Tangerang Raya sejak 9 hingga 22 Februari. Kebijakan itu tertuang dalam Instruksi Gubernur Banten Nomor 3 Tahun 2021 tentang PPKM Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Pemberlakukan status baru untuk pencegahan Covid-19 itu merupakan kepanjangan dari instruksi pemerintah pusat yang memutuskan menaikan status PPKM menjadi PPKM berbasis mikro zonasi. Berbeda dari sebelumnya, PPKM berbasis mikro kali ini akan diberlakukan hingga level lebih rendah yaitu desa/kelurahan hingga tingkat RT/RW.

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, penerepan PPKM mikro merupakan arahan dari pemerintah pusat yang langsung ditindaklanjuti oleh Pemprov Banten. 

“PPKM mikro secara teknis kita dorong. Membentuk posko-posko di desa/kelurahan yang digerakkan oleh kepala desa dan lurah pada daerah zona merah,” ujarnya, Senin (8/2/2021).

Mantan Walikota Tangerang itu menyakini, penerapan PPKM mikro akan berjalan efektif guna menekan penyebaran Covid-19. Sebab, saat ini telah terjadi pergeseran klaster dari perkantoran ke keluarga.

“Kita dorong secara teknis kabupaten/kota segera membentuk posko-posko di desa dan kelurahan, gerakan oleh kepala desa dan lurah. Intinya sesuai instruksi Mendagri tentang PPKM mikro. Kalau di Banten, Kota Tangerang dan Tangerang Selatan diprioritaskan, yang lain kita dorong juga PPKM di desa masing-masing” katanya. (dewa)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp