DaerahKota Serang
Trending

ASN Kota Serang Jangan Coba-coba Mudik, Jika Nekat Siap-siap Dicopot dari Jabatan

SERANG, BANTEN RAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan kerjanya untuk tidak melakukan perjalanan keluar daerah atau mudik Lebaran 1442 Hijriah. Jika melanggar maka siap-siap diberi sanksi penundaan kenaikan pangkt hingga dicopot dari jabatannya.

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang Ritadi Bin Muhsinun mengatakan, larangan mudik atau berpergian keluar daerah itu dimulai dari tanggal 6-17 Mei 2021. Larangan tersebut menyusul adanya surat edaran (SE) Menpan RB Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Berpergian Keluar Daerah. 

“Intinya di sini ada beberapa yang diatur terkait dengan PNS/ASN yang akan melakukan berpergian keluar daerah mulai dari tanggal 6-17 Mei 2021 tidak boleh melakukan perjalanan keluar daerah. Baik secara pribadi maupun dengan keluarga,” ujar Ritadi saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (13/4/2021).

Ia menyatakan, jika ada ASN yang kedapatan tidak taat dengan surat edaran ini, maka akan dikenakan disanksi sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 tentang disiplin PNS. Dimana dalam aturan itu disebutkan ada tiga sanksi ringan, sedang, dan berat.

“Sanksi ringan itu bisa diberikan teguran secara tertulis dari pimpinannya dan tertulis menyatakan tidak puas pada pimpinan. Sanksi sedang penundaan kenaikan pangkat, dan gaji berkala. Sanksi beratnya bisa pelepasan jabatan dan penurunan pangkat selama satu tahun,” ucap dia.

Pihaknya mengaku, sebelum libur cuti Idul Fitri dan sesudah lebaran hari Raya Idul Fitri akan melakukan sidak ke ke kantor-kantor OPD di lingkungan Pemkot Serang. Hal itu penting dilakukan untuk memastikan kehadiran ASN/PNS di Kota Serang apakah masih lengkap ataupun tidak.

“Kita mungkin akan sidak di awal dan di akhir. Sidak di awal biasanya menjelang libur sehari dua hari, nah itu nanti akan ketahuan siapa yang meninggalkan tempat atau yang tidak masuk. Kalau sakit tidak masuk nanti ketahuan dari situ. OPD mana yang masih lengkap nanti ketahuan. Sidak akhir nanti awal masuk kerja juga itu nanti akan ketahuan. Mana yang belum masuk itu nanti ketahuan,” jelasnya. (harir)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp